Tuesday, 24 April 2012

Bloggerman


Cerita ini lanjutan dari Bloggerman (http://harris-maulana.blogspot.com/2012/04/bloggerman.html) yang di tulis oleh @harrismaul dalam rantaicerita #3penguasa.

Bloggerman

Laptop itu dia guncang-guncang ketika mendengar mahluk berwarna hijau itu berkata dengan suara tidak jelas namun melengking.
Ini Alien..ini Alien!
Bloggerman mengangkat laptop dan melepaskan semua kabel-kabel yang terpasang. Di kibaskannya Laptop, seolah itu adalah sebuah buku yang banyak debu. “Hus..hus.. Alien pergilah..hus..hus!” Tapi seketika juga tangan Bloggerman kaku. “ Toloooooongg!!” teriaknya. Suaranya sendiri tidak terndengar olehnya. Rasa takut melihat mahluk berwarna hijau itu mulai keluar dari laptop. Perlahan-lahan seperti robot.  Tetapi anehnya merangkat seperti suster ngesot. Dan duduk, menengadahkan tangannya untuk menerima laptop yang hampir jatuh dari tangan Bloggerman yang tiba-tiba kaku.
Ini Alien..ini Alien!

Bloggerman terpana, mahluk berwarna hijau itu menatapnya dengan bola mata yang terang, dan tiba-tiba mengerjap-ngerjap dengan cantik. Ini Alien..Ini Alien! Tolooong!
Setelah melepaskan laptop dan menjatuhkannya ke tangan Alien. Bloggerman lemas, nafasnya seakan berhenti. “Apa ini..mahluk apa ini? Alien? Haaah” Bloggerman menarik nafas panjang tanpa sedikitpun melapaskan tatapannya ke mahluk berwarna hijau itu.
“ Hei..halo bla bla..halloooo??” Bloggerman memberanikan diri mendekati mahluk hijau yang tidak perduli dengannya yang terus menatap laptop dengan tingkah yang menggemaskan. Memencet dan mengangkat-angkat laptop bloggerman. Bloggerman terus menatap takjub, setelah di perhatikan mahluk berwarna hijau itu mirip seorang perempuan yang dia temui di kereta tadi pagi. Saat dia terjebak tabrakan kereta. Memang tidak terlihat jelas, karena samar-samar saja mengingat perempuan itu. Yang duduk tepat di depannya dalam gerbong kereta, sebelum keluar dari kereta untuk melanjutkan perjalanan ke kantornya sekarang ini. Bloggerman yakin, mahluk hijau ini sekilas mirip, ya..
Hei..halo bla bla..halloo?
Mahluk berwarna hijau itu menoleh, membuat gerakan kepalanya benar-benar seperti robot dengan wajah Alien. "ADFNA, FAIONIONOANIDFANV" dan memutar-mutarkan bola matanya yang terang, gerakannya menjadikan ruangan itu di penuhi cahaya seperti lampu disko yang berputar-putar juga. Dan kali ini cahaya-cahaya itu keluar dari punggung dan lutut kakinya, lampu-lampu itu juga keluar dari jari-jari tangan mahkluk hijau, lampu-lampu berwarna-warni.
Bloggerman sadar, dia bukan berhadapan dengan alien biasa. “ Toloooonggg” Bloggerman lari keluar ruangan kerjanya, berlari dan berlari tak tentu arah. Tapi dia melihat ruangan-ruangan lain kosong tidak ada satupun rekan kerjanya yang tampak. Hanya ada officeboy sedang membersihkan dan mengepel lantai yang terlihat hijau. Dengan terengah-engah bloggerman itu menghampir OB, dan bertanya.
“Kemana orang-orang kantor ini No? kemana? Tolong saya..ada alien di ruangan saya..tolong saya..tolong No!” dengan nafas yang tersenggal karena takut dan panik, bloggerman memegang tangan OB yang memegang gagang kain pel, dan tidak melepaskannya. Officeboy itu ketakutan melihat wajah bloggerman yang pucat dan seperti orang asing dalam  kantor mereka.
“ Eh..anu mas..anuu.. ada di ruang meeting, ada bos besar datang hari ini, dari tadi Pak bloggerman di cariin..anu kata Pak Joko, jam 2 siang Pak Bloggerman di tunggu, untuk menghadiri seminar tentang komik alien yang bapak buat kemarin.”
“Apaaa?” bloggerman terkejut, tapi tidak lama suara telepon pintarnya berbunyi. Dari portal berita yang menhubungi tadi pagi, saat dia mengabarkan ada tabrakan kereta.
“ Apaa? Alien?? Di gedung Kaerel lantai 5?, itu kantor s a y aaa pak..” bloggerman tiba-tiba pingsan. Officeboy ikut panic melihat bloggerman yang jatuh di lantai.
“Mmm…aaannuuu..si aap aa ka muuu?” Officeboy melihat Alien berjalan ke arahnya, dengan masih memegang laptop milik bloggerman.
Mmm..aannuu…si aap aa ka muuu?

Officeboy pingsan, tepat saat itu pintu besar di sampingnya terbuka.

#
Cerita selanjutnya akan di lanjutkan oleh Ibu Desi

Saya juga membuat cerita di sini http://margeraye.blogdetik.com/2012/04/23/keikhlasan-raga-dan-suci/

1 comment:

Tinggalkan Jejakmu