Monday, 16 November 2015

Menggugat Foto Bareng Gubernur Lampung



Sebenernya 'gatel' banget pengen bikin postingan ini. Tapi karena agak-agak berbau politik (mungkin), saya maju mundur cantik buat menerbitkan tulisan yang menyangkut kebahagiaan ibu saya di rumah. Masih kebayang ibu tersenyum sumringah dan terdengar bahagia dari suaranya, kalau beliau bangga dan senang banget punya anak cantik seperti saya (hoeeek)...hihi. Becanda-bencanda. Bukan soal itu, tapi ibu saya senang banget, waktu saya kabari bisa foto bareng Gubernur Lampung, Ridho Ficardo. Pada event Festival Krakatau yang saya datangi akhir Agustus lalu, bersama beberapa teman blogger atas undangan panitia Festival melalui om Yopie @kelilinglampung. Dari Om Yopie inilah akhirnya saya dapat pencerahan soal gugat menggugat yang akan saya ceritakan dalam postingan ini.

Jadi, ceritanya seperti ini.


Festival Krakatau
Sekitar awal September lalu, saya membaca postingan salah satu web viral yang dibuat oleh Mojok.co tentang Gubernur Lampung, dengan judul "Ridho Ficardo, Pemimpin Yang Menggugat Rakyatnya Sendiri" judulnya kontroversial banget, ya? Sayapun kaget..karena baru itu mendengar kabar/kasus seperti ini.
Dan tiba-tiba saja saya merasa muak! merasa menyesal sudah pernah foto bareng Gubernur Lampung. Gila banget kan? Masa pemimpin menggugat rakyatnya? Yang bener aja, yang ada harusnya pemimpin itu melindungi rakyatnya bukannya menggugat rakyat. Ahh kacau banget kan negeri ini? Walaupun sebenarnya nggak perlu heran juga, ada yang lebih parah dari pemimpin menggugat rakyatnya, di beberapa berita bahkan ada anak yang menggugat ibu kandungnya. Ini yang lebih kurang ajar banget, kan? Nggak punya otak. Pikir saya waktu itu.

Habis membaca dan share berita tersebut di timeline facebook, saya dilema. Karena ibu meminta saya untuk mencetak foto bareng Gubernur Lampung untuk dipajang di rumah. Tapi saya nggak suka kalau ternyata Gubernurnya seperti itu. Walaupun yaaa..simpang siur berita negatif soal Gubernur ini sudah banyak diluaran sana, kasus ini kasus itu. Apalagi yang katanya, terpilihnya Ridho Ficardho jadi gubernur karena beberapa hal, karena orang tuanya lah, karena rakyat Lampung disogoklah, karena inilah karena itulah.. Entahlah..mana yang benar. Karena negeri ini memang sudah tipis tingkat kejujurannya. Nggak cuma Gubernur Lampung, tapi pejabat-pejabat di daerah lainpun nggak luput dari berita negatif.  Jangankan Gubernur Lampung, Presiden negara ini yang lebih tinggi dari Gubernur saja juga sudah tidak jujur sama rakyatnya dan juga banyak berita negatifnya, tapi toh, kita juga harus menghargai pemimpin-pemimpin ini, kan?. Huft. Capek memang kalau ngomongin masalah beginian..haha. Gregetan!

Gubernurnya masih muda banget
Balik lagi masalah foto tadi, saya akhirnya sampai ngobrol sama kakak membahas tentang masalah ini, dia menyarankan tetap mencetak foto demi emak, tapi saya bilang, saya malu ah majang-majang foto gubernur yang nggak adil sama rakyatnya.
Si kakak malah balik nanya, "emang loe udah baca beritanya, udah tau alasannya, kenapa Gubernur sampai bertindak kayak gitu".Saya mikir sejenak, "Eh, iya bener juga, ya?" Lalu saya ingat postingan saya di masa-masa kampanye pilpres tahun lalu. Bahwa kta tuh jangan mudah menyebarkan berita atau mempercayai sesuatu, kalau kita belum membaca dan memamahinya dengan betul. Kenapa, mengapa, siapa dan alasannya apa. Karena di setiap masalah itu pasti ada sebab akibat dan penyelesaiannya.

Dalam kasus ini, seperti yang sudah saya bilang diatas, Guberner Lampung menggugat rakyatnya. Kenapa, kok bisa? Yang ini jadi pertanyan karena di postingan mojok.co itu nggak diceritakan alasannya kenapa, di sana hanya memberikan link berita ke salah satu situs yang memberitakan kasus ini, yang nggak sempat saya baca dan lagi malas ngulik-ngulik juga karena terlanjur kecewa.

Tapi ya itu tadi, demi kebahagiaan ibu yang berharap saya mencetak foto-foto tersebut, saya mulai mencari tau. Kenapa seorang pemimpin sampai menggugat rakyatnya sendiri, pasti ada alasannya, kan?
Dari informasi yang saya baca dari berbagai sumber dan lampiran berkas yang dikirim seorang teman, disitu diberitakan bahwa, salah seorang warga bernama Ricky Tamba yang mewakili seluruh warga Lampung menggugat gubernur yang disebut gugatan Class Action yang melalui TEGAR (Team Advokasi Gerakan Rakyat) untuk menagih janji-janji yang belum dipenuhi oleh Gubernur sewaktu kampanye dulu. Tegar menilai Gubernur cuma janji manis tapi tak ditepati, saya sendiri nggak tau janji apa saja.

Akan tetapi, pihak Ridho atau lebih tepatnya simpatisan Ridho Ficardo melalui Ketua Tim Relawan Paguyuban Ridho Berbhakthi (PARITI) menilai, Tegar sudah melakukan pembohongan publik dengan menyebarkan dan menghasut warga Lampung untuk menagih janji-janji Gubernur. Kalau yang saya baca, pihak PARITI tidak mempermasalahkan warganya menagih janji kampanye, tapi lebih ke kebohongan Ricky Tamba yang mengatasnamakn rakyat Lampung.

Bonus Ibu cantik
Di dalam surat yang ditulis Ricky, disitu tertulis, bahwa dirinya (Ricky Tamba) dengan rakyat sudah berbondong-bondong untuk memilih pasangan Ridho Ficardo dan Bakthiar Basri untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur. Tapi berdasarkan data Pemilu Kepala Daerah, Ricky Tamba adalah tim kampanye, ketua tim relawan kampanye pasangan cagub-cawagub Dianis Tabhrani dan Lukman Hakim yang meruapakan rival dari pasangan Ridho Berbakthi. Jadi, Ricky Tamba dinilai bohong hanya untuk menghasut rakyat Lampung, ngakunya pendukung Ridho tapi nggak taunya justru tim suksesnya rival dari Ridho, Gub Lampung saat ini. Jadi, terkesan Ricky Tamba hanya dendam karena kalah di pemilu. Mungkin seperti saya yang memilih capres Prabowo dulunya, tapi ngotot menagih janji-janji Jokowi. Mungkin seperti itu, walaupun wajar ya rakyat menagih janji terhadap pemerintah, tapi memang kita harus jujur dan benar-benar untuk kepentingan semua orang, bukan berdasarkan ketidaksukaan untuk kepentingan golongan.

Pusing, ya? saya pusing sebenernya...hihi.

Mungkin bakal ada yang berkomentar, "Yaelah, Mell.. ribet amat, cetak mah cetak aja, ngapain sih mikirin hal beginian?" hahaha.. Buat saya ini masalah, karena saya nggak suka dengan pemimpin yang semena-mena terhadap rakyatnya. Saya juga nggak suka kalau kita seenaknya juga menuntut pemerintah, padahal salah satu dari kita nggak melakukan apapun untuk membantu pemerintah memperbaiki daerah/negara ini agar lebih baik lagi.

Saya memposting inipun nggak memihak atau membela siapapun, saya memposting masalah ini hanya untuk menenangkan diri supaya ikhlas mencetak foto bareng Gubernur Lampung dan memajangnya di rumah agar ibu saya senang. Saya juga nggak tau siapa yang benar dan yang salah, karena sampai detik ini sepertinya kasusnya masih berjalan, terakhir yang saya baca, gugatan Ricky Tamba ditolak oleh pengadilan dan dia sedang mengajukan PK.
Namun yang saya yakini sekarang, saya berusaha untuk menyebarkan berita tapi semua itu harus sesuai fakta dan jelas nara sumbernya. Biar nggak membingungkan yang membaca berita. Biar nggak dituduh fitnah, hate speech dan sebagainya.

Selfie-selfie

Sumber:
Foto : @kelilinglampung dan dok pribadi.

http://inilampung.com/penggugat-desak-mendagri-tegur-ridho-bakhtiar/
http://inilampung.com/penggugat-desak-mendagri-tegur-ridho-bakhtiar/#sthash.QOb4iWfQ.dpuf
http://harianlampung.com/index.php?k=politik&i=13490-surat-terbuka-ricky-tamba-untuk-gubernur-lampung
http://www.lampungonline.com/2015/09/dukung-class-action-mantan-ketua-k
http://kacangduainci.blogspot.co.id/2015/10/ricky-tamba-siarkan-berita-bohong-dan.html
http://www.kompasiana.com/margeraye/kampanye-hitam-diculik-prabowo_54f714b3a33311fa208b4756
http://mojok.co/2015/09/ridho-ficardo/


41 comments:

  1. Muka saya yang capek berpose bareng dengan Pak dan Ibu Gubernur yang ganteng dan cantik, duh, kaya kain pel dengan taplak sutera ya hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, mana bau matahari pula ya mbak :D

      Delete
    2. heheh mantab nih bisa foto bareng gubernur xD

      Delete
  2. Aku terpana melihat wajah cantik dalam foto di atas. Wajah siapa? Wajahku.
    *lalu disambit kamera*

    ReplyDelete
  3. Asas praduga tak bersalah tetap perlu dikedepankan sebelum ada putusan berkekuatan hukum tetap mel. Asas ini sebetulnya berlaku buat semua orang mau gubernur, mau presiden, mau tukang ojek, siapapun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, ini yang seringkali orang lupakan :)

      Delete
    2. Betul. Aku juga setuju sama komen Ophi. :)

      Delete
  4. Yang penting hidup TOngsis dan Kamera depan buat welfie rame2 yaa mbak mel :D

    ReplyDelete
  5. Jangan pernah hilang semangat buat menggugat, camkan itu!!! :-D

    ReplyDelete
  6. semoga gak napa-napa ya mel apalagi politik itu mengerikan....dan pastinya si ibu bangga sama kamu...
    iya ya...gubernurnya muda dan istrinya canteek

    ReplyDelete
  7. Aku pusing kalau sudah ngomongin politik. Tapi, keren juga bisa berjumpa dengan pak Gubernurnya mbak Mel.

    ReplyDelete
  8. jadi foto nya sudah di cetak blom? bunda sudah tunggu2 nih. hihihi

    ReplyDelete
  9. Hahaha
    Kayaknya dilema banget ya. Tapi kalo sayj yang jadi kamu, saya akan mencetaknya untuk ibu lalu kemudian hanya akan memasang dikamarnya saja. :)
    Agar saya gak sering liat foto gubernur itu. Hehe

    Salam hangat dari Bondowoso.

    ReplyDelete
  10. Dilema emang ya Mel kalo gini, tapi masih belum terungkap juga ya yg benar itu yang mana. Gapapa dicetak, tarok album aja buat kenang2an hehe.

    ReplyDelete
  11. Kalau ngomongin politik nggak ada habisnya, no comment !!! Tetap semangat NgeBlog !!!

    ReplyDelete
  12. Saya pun akan menggugat balik, karea tidak di ajak foto bareng kaliian. ha,, ha,, ha,, ha,

    ReplyDelete
  13. Cetak saja mel, buat nyenengin ibu *heheee melly pusing pala barbie, barnienya langsung minum obat...*eh

    ReplyDelete
  14. Eh tapi jarang-jarang loo bisa foto sama pejabat :D

    ReplyDelete
  15. Gubernurnya muda ya, pasti banyak yang ngajak foto hihi. Cetak aja deh Mel, biar Ibu senang.

    ReplyDelete
  16. Wah asiknya bisa foto dgn Gubernur,. Kalo orang dulu merasa bangga.

    ReplyDelete
  17. wooow ibu gubenurnya cantiiiik banget
    persis artis

    ReplyDelete
  18. memang kalau sudah urusan politik banyak buat binguuung..karena ngga jelas lagi mana yang benar or yang salaaah hehehe

    ReplyDelete
  19. wooo asik banget itu foto2nya... :D seru kayaknya

    ReplyDelete
  20. Wah aku lama di Lampung gak pernah dapat undangan sebagai blogger, keren udah ketemu Gubernur Lampung, mbk

    ReplyDelete
  21. Aku dong pengin foto sama ibu Gubernur yang jelita itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh iya kak aku juga pengen foto sama gubernur itu :3

      Delete
  22. wah enak yah beruntung banget bisa foto bareng gubernur

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu