Tuesday, 4 October 2016

Cara Jenius Belajar Food Fotografi Bersama Captain Ruby

Captain Ruby at Brightspot x Jenius Live

Pernah merasa takjub nggak sih, kalau melihat foto-foto orang dengan hasilnya bikin kita berdecak kagum? Terutama soal makanan, kadang baru melihat gambarnya saja kita sudah menilai rasanya bagaimana, karena tampilannya yang menggoda iman untuk langsung dicicipi. Kadang kita juga sudah bisa menebak apa saja komposisi bahan makanan tersebut, dan menerawang rasanya seperti apa, kalau orang-orang bilang sih, sudah bikin ngiler duluan.

Senang rasanya kalau punya kesempatan menyerap ilmu dari orang-orang yang sudah berkecimpung lama dibidangnya, seperti Captain Ruby - Fellexandro Ruby, seorang food blogger dengan hasil karyanya dibidang food fhotographer. Bersama KMK Online di acara Brightspot x Jenius Live pada Minggu 2 Oktober 2016 lalu, saya bersama teman-teman blogger ikut menyimak tips-tips kece soal food fhotograpi dari Captain Ruby.

Tapi sebelumnya, saya mau kasih tahu dulu nih tentang Jenius, karena beberapa waktu belakangan saya sering membaca status teman-teman soal Jenius. Penasaran juga apa itu Jenius yang sering berseliweran di timeline. Kartu kredit baru, kah? ATM? virtual money card? Atau?
Jenius itu adalah layanan 24 yang selalu menemani kita dalam mengelola hidup dan keuangan secara lebih mudah, cerdas dan aman, Dari masalah tagihan-tagihan, transfer uang sampai soal mengatur tabungan kita untuk masa depan. Simple-nya, Jenius bakal ngatur semua hal yang kita sering kita pikir ribet. Jadi, nggak perlu bingung dan kehilangan fokus lagi, deh. 
Karena Jenius ini adalah aplikasi revolusioner yang dilengkapi kartu debit Visa untuk mengatur life finance dan semuanya dapat diakses melalui smartphone dan dapat terhubung secara digital untuk semua orang dengan mobilitas yang tinggi.

Dengan Jenius, kita bisa transfer uang lebih cepat, secepat melirik cowok ganteng yang barusan lewat. Dengan Jenius kita juga bisa meminta kiriman uang jadi lebih gampang dibandingkan harus minta balikan sama mantan pacar, tapi soal meminta uang (meminta kiriman uang) ini kita juga butuh persetujuan di pengirim ya. Dan terakhir nih, Jenius benar-benar jenius, karena kita bisa bikin nomor rekening pakai username kita. Jadi sebagai pengganti nomor rekening, Jenius justru menawarkan kita untuk tetap narsis dan eksis dengan $Cashtag. Kita kadang terasa sulit jika harus menghapal atau mencatat nomor rekening dengan banyak nomor, kadang sempat salah, kurang satu angka dan sebagainya. Tapi kalau menggunakan Jenius kita cukup ketik nama akun/username untuk beragam transaksi yang akan kita lakukan nantinya. Jenius life banget ini namanya.

Jadi, untuk mengenalkan Jenius kepada khalayak ramai, tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2016  kemarin, Jenius berkolaborasi dengan Brightspot Market menghadirkan Market of the Future di Senayan City, Jakarta. Kegiatan Jenius dan Brightspot Market ini pastinya untuk mengenalkan gaya hidup baru untuk generasi digitally savvy dan socially connected dalam masalah shopping, mencari hiburan, inspirasi dan lain-lain. Untuk acara Brightspot x Jenius Live-nya ini sendiri diadakan dari Jumat (30/09) - 2 Oktober dengan tema-tema yang menarik dan tentunya pengisi acara yang ahli di bidangnya. Salah satunya Fellexandro Ruby yang tema-nya berhubungan dengan Blogger, yakni #JeniusWay to Be Food Blogger, dari jam 17.30 sampai selesai.

Dan ini tips singkat yang saya simak, tentang bagaimana caranya agar foto makanan yang kita potret itu dapat menjadi gambar yang amazing dan menggoda iman. 
Pertama, nggak perlu punya kamera mahal dan canggih, cukup gunakan kamera smartphone, dan kita juga harus mengenali audience terlebih dahulu. Kira-kira foto mana yang lebih banyak disukai orang. Kemarin Ruby mengajak audience yang hadir untuk mencoba berekperimen dengan hasil foto yang dia buat. Dan kita-kita yang hadir disuruh menebak bagian mana saja yang menarik atau tidak untuk diposting dan menghasilkan banyak like. 
Untuk menghasilkan foto yang bagus, menurut Ruby kita harus berteman dengan jendela. Karena selain memberikan inspirasi, jendela adalah sumber cahaya untuk sebuah foto. 
Kedua, tentukan arah cahaya. Kita dapat mengambil foto yang bagus dari sisi kiri-kanan dan belakang objek dan sumber cahaya. Ketiga, rajin-rajin selfie. Simple banget ya? 
Dan tips tambahannya rajin-rajin juga bersih lensa kamera, saat foto jangan dizoom tapi dicrop saja, lalu usahakan fokus sebelum foto dijepret.
Sebenarnya banyak tips lainnya, dari sesi tanya jawab dengan pengunjung, dan tentang cara-cara mencari angel yang pas saat memotret sebuah objek makanan agar terlihat lebih menarik dan punya nilai jual.

Balik lagi soal Jenius tadi, teman-teman bisa mendownload aplikasi Jenius di playstore.

5 comments:

  1. paling enak memang foto makanan pas depan jendela

    ReplyDelete
  2. terima kasih tipsnya mbak. Setuju banget sama semua tips yang dishare mas Ruby. Hasil foto jadi lebih bagus yaa...

    ReplyDelete
  3. aku pengeeen ikuuuuut..pengenbelajar food photography dari jagonyaaa :)

    ReplyDelete
  4. Melly sempat foto sama Kuntoaji ya di acara ini hehehe

    ReplyDelete
  5. Seru kayaknya, dari dulu pngen banget belajar foto makanan :D

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu