Monday, 21 November 2016

Aksi Dari Hati Para Pahlawan Untuk Indonesia


Pertama kali dalam hidup saya, menyaksikan secara langsung pementasan sebuah drama yang megah di Teater Taman Ismail Marzuki, beberapa waktu lalu. Dan beruntung menjadi orang pertama yang menonton penayangan perdananya Drama Musikal Khatulistiwa sebelum show resmi di tanggal 19-20 November lalu. Sebelumnya tidak ada ekspetasi apa-apa, namun saya excited luar biasa, karena ini buat saya adalah sejarah. Kisah-kisah para pahlawan yang didramakan menjadi sebuah tontonan dengan cara yang berbeda.

Selama ini, kita membaca sejarah benar-benar membaca (dari buku, wikipedia, dan media media lain) atau menontonnya dari film bioskop. Hampir tidak pernah menonton secara langsung melalu drama musikal seperti kemarin.

Di undangan yang saya terima, jadwal show Drama Musikal Khatulistiwa; Jejak Langkah Negeriku di hari Jumat tanggal 18 November 2016, pukul 13.30 wib. Pas baru datang, di sana masih sibuk mempersiapkan venue untuk para undangan yang hadir pada malam harinya, masih membenahi karpet merah juga ruang VIP untuk presscon sore hari setelah show perdana hari itu. Tiket nonton Drama Musikal Khatulistiwa yang saya pegang menunjukkan saya ada di seat nomor 12 dengan tipe Gold Section. Yang itu berarti saya nonton dari lantai 2 pas di pinggiran semacam balkon. Saya kurang paham namanya apa jika di dalam teater. Namun dari sudut saya menonton, saya dapat melihat dengan cukup jelas pementasan yang berlangsung selama hampir 2 jam lebih tersebut.


Di mulai dengan sedikit sambutan dari Ibu Josodirjo, selaku pemilik Jodoridjo Foundation yang menyelenggarakan dan membuat Drama Musikal Khatulistiwa. Beliau dengan pembawaannya yang grogian mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh hadirin yang antusias menyaksikan pertunjukkan hari itu. Dan mempersilahkan semua penonton untuk enjoy menonton sejarah dari sebuah drama.

Hari itu, saya banyak menangis, terharu biru. Selain ini sejarah buat saya karena untuk pertama kalinya nonton drama musikal di sebuah teater, tapi juga terharu oleh setiap cerita-cerita yang disuguhkan dari drama ini. Penokohan yang kuat juga akting para aktor yang memerankan setiap tokoh pahlawan dari pelosok Indonesia menjadikan ini jadi drama yang luar biasa buat saya. Yang paling membuat saya terharu adalah saat adegan Pahlawan Christina Marta Tiahahu diperagakan, juga Cut Nyak Dien.. dua pahlawan wanita yang tangguh.


Dibuka dengan lagu yang dibawakan oleh Mbak Sita, tapi saya kurang tau judulnya apa, memperkenalkan tokoh-tokoh pahlawan juga sedikit cuplikan sejarah yang akan dipentaskan. Drama ini diceritakan dengan sedikit unik, yakni tentang petualangan seru sebuah keluarga, mereka melakukan hiking di sebuah gunung dengan pemandangan alam Indonesia yang indah. Selama perjalanan mereka tersebut, Ayah Ben, menceritakan banyak hal tentang Indonesia termasuk para pahlawan-pahlawan yang sudah berjuang untuk Indonesia. Mereka bertemu dengan anak-anak Pramuka, yang mengajarkan untuk lebih mencintai alam, banyak sekali pesan-pesan positif yang disampaikan dari dialog-dialog aktif mereka. Terutama bagaimana anak-anak muda sekarang memposisikan diri sebagai penerus bangsa, yang kurang peduli terhadap negeri sendiri.
Drama ini benar-benar mengajak semua orang yang menontonnya untuk kembali mengenang dan mengenal para pahlawan yang kurang diminati oleh anak muda.

Jujur, seperti yang saya bilang, sepanjang menonton saya tidak bisa berkata apa-apa, hampir setiap cerita yang digambarkan membuat saya menangis, perjuangan para pahlawan terdahulu benar-benar luar biasa. Berani! Saya malu terhadap diri sendiri.


Dan saya salut, juga mengakpresiasi tinggi untuk seluruh tim yang sudah membuat pertunjukkan drama ini tersaji dengan indah. Terutama para sponsor yang bekerja sama yang memfasilitasi semua kegiatan dari awal hingga drama ini berakhir dan berjalan dengan lancar. Salah satunya PT. Sun Life Financial Indonesia. Sebuah perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi terbaik di beberapa negara, termasuk Indonesia. Misi Sun Life Financial ini adalah membantu keluarga Indonesia untuk mencapai kesejahteraan kemapanan financial. Ada beberapa produk yang ditawarkan oleh Sun Life Financial, yakni:
Proteksi, yang menawarkan solusi investasi yang dikombinasikan dengan perlindungan asuransi jiwa.
Simpanan dan Investasi, yang menawarkan perencanaan perlindungan tabungan untuk masa depan.
Riders, yang menawarkan perlindungan yang lebih mendalam untuk melindungai keluarga, yang sifatnya sebagai pelengkap dari perlindungan dari asuransi yang mendasar.
Bancassurance, ini adalah kemitraan dengan bank, yang menawarkan dan dirancang khusus untuk semua kebutuhan nasabah.
Dan terakhir adalah Sun Life Financial Syariah, yang menawarkan solusi masa depan terbaik dan berkah untuk keluarga Indonesia.
Selain dari produk-produk asuransi yang ditawarkan, Sun Life Financial Indonesia juga mempunyai banyak kegiatan kampanye positif yang dilakukan dibeberapa daerah.

Mendukung pertunjukkan Drama Musikal Khatulistiwa ini juga salah satu kampanye positif dari Sun Life Indonesia, dengan hashtag #AksiDariHati yang mengajak kita semua untuk lebih peduli lagi terhadap para pejuang yang sudah membangun Indonesia #:LebihBaik. Tanpa banyak dukungan seperti ini, drama ini mungkin tak berjalan seperti yang kita harapkan. Jadi, saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua yang sudah menciptakan pertunjukkan luar biasa ini.

2 comments:

  1. Berkesan banget ya pertunjukannya, aku juga terharu sampe merinding.

    ReplyDelete
  2. Aku juga terharu dan sampai meneteskan air mata di beberapa adegan. Seperti tokoh pahlawan yg mati ditembak atau ditangkap, huhuhu...

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu