Monday, 6 November 2017

Rekor MURI Untuk Donor Darah Bakti BCA


Setahun yang lalu, saya pernah diundang oleh PMI DKI sebagai netizen untuk menyebarkan tentang sosialisasi Donor Darah yang dilakukan oleh PMI. Hal apa saja yang harus dipenuhi pendonor, agar bisa mendonorkan darahnya. Dimana, bagaimana caranya, lalu darah-darah yang kita donorkan tersebut ‘larinya’ kemana? Apakah bisa kita melakukan donor darah langsung dan sebagainya. Semua itu dipaparkan dalam sosialisasi pada saat itu. Sehingga saya menjadi tau, bagaimana proses donor darah berlangsung. 

Semua orang bisa melakukan donor darah, karena menjadi pendonor merupakan salah satu tanggung jawab kita sebagai manusia dalam menolong sesama. Karena setetes darah yang kita keluarkan setidaknya sudah bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Tapi tidak semua orang boleh melakukan donor darah lho. Karena ada pengecualian bagi mereka yang punya riwayat kesehatan yang kurang baik. Contohnya, pendonor yang punya penyakit menular. 

Kita bisa melakukan donor darah dengan mendatangi PMI langsung atau ke event-event yang sedang melakukan kegiatan sosial donor darah. Seperti yang terjadi pada hari Jumat lalu, 3 November 2017, yang dilakukan oleh PT. Bank Central Asia Tbk, (BCA), di Pelataran Ramayana, Hotel Indonesia, Kempinsky, Jakarta. Karena kita tahu, manfaat donor darah ini nggak cuma bermanfaat untuk si penerima saja, tapi bagi pendonornya juga.

Kegiatan Donor Darah
Acara yang bekerja sama dengan PMI ini ternyata merupakan kegiatan donor darah yang rutin diadakan oleh BCA sejak tahun 1991. Tidak hanya di Jakarta, namun seluruh kantor cabang BCA di Indonesia turut melakukannya, setidaknya kegiatan donor darah ini rutin dilakukan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam setahun. Dan pada penyelenggaraan donor darah di bulan November 2017 ini, merupakan pelaksaan yang ke-100.  Wow, sebanyak itu ya. Sehingga, BCA dianugerahi Rekor MURI sebagai, “Bank Swasta Nasional Pertama yang Menyelenggarakan Kegiatan Donor Darah ke-100”.

Penyerahan penghargaan Rekor MURI

Namun di acara hari itu, CEO MURI, Jaya Suprana tidak setuju, jika BCA dapat rekor MURI Indonesia, harusnya. Karena harusnya BCA mendapatkan rekor dunia, karena menurut Jaya Suprana, belum ada Bank Swasta lainnya yang menyelenggarakan kegiatan sosial khususnya donor darah sebanyak ini. Beliau sendiri tidak menyangka ada Bank Swasta yang begitu care seperti ini, rutin menyelenggarakan donor darah selama 27 tahun.

Rekor MURI hari itu diberikan langsung oleh CEO MURI kepada Direktur BCA, Lianawaty Suwono, yang disaksikan oleh Executive President  CSR Inge Setiawati, serta perwakilan dari PMI. Karena di kesempatan itu pula, Ibu Lianawaty juga menyerahkan secara simbolis 1 unit mobil operasional kepada Ibu Salimar Salim, selaku Kepala UTD PMI DKI Jakarta. Mobil ini fungsinya tentunya untuk memperlancar kegiatan operasional PMI dalam menjalankan misi sosialnya. Karena PMI Jakarta sendiri tidak hanya mendistribusikan darah-darah di daerah Jakarta saja, tapi ke daerah-daerah lainnya juga yang membutuhkan.

Ibu Lianawaty Suwono
Kegiatan Donor Darah ini adalah bukti Bakti BCA dan salah satu bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, yang fokus di bidang kesehatan. Dengan menyediakan layanan, akses dan sarana kesehatan, khususnya kepada mereka yang kurang mampu. 

BCA Blood Angel
Karena sudah menjadi agenda rutin, sejak tahun 1991 hingga saat ini, BCA sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 47 ribu kantong darah lho, dengan cara memfasilitasi setiap kegiatan donor darah tersebut. Dan kegiatan ini tidak cuma diikuti oleh nasabah atau karyawan BCA saja, tapi masyarakat sekitar juga bisa turut serta mendonorkan darahnya pada saat acara berlangsung.
Nah, di acara hari itu pula, BCA mengapresiasi pegawai-pegawainya yang rajin mendonorkan darahnya dengan diberikan penghargaan yakni hadiah berupa uang dengan nilai yang berbeda-beda. Mereka-mereka ini disebut sebagai BCA Blood Angel, keren ya!

1 comment:

  1. Thank you for promoting this great cause, we should encourage youngsters to donate blood every once in a while. It is beneficial for both the person who is donating and the one who is recieving.

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu