Thursday, 30 January 2014

Kopi Kawa Daun Kuliner Unik dari Tanah Minang



Pondok Kopi Kawa Daun

Siapa yang tidak mengenal makanan khas dari Padang, bernama Rendang? Satu nama makanan yang diproses cukup lama terbuat dari santan kepala dan rempah-rempah asli Indonesia. Bahkan duniapun mengakui bahwa Rendang Padang adalah salah satu kuliner khas terlezat di dunia. Siapa yang tidak bangga?
Bukan cuma Rendang, ternyata Padang sebagai tujuan jelajah kuliner unik Nusantara bersama Daihatsu ini banyak menyimpan  ragam wisata kuliner yang unik dari jaman penjajahan Belanda hingga sekarang, yang membuat lidah terus berdecap kagum menikmati rasanya yang juga beragam. Dan salah satu kuliner yang saya ketahui adalah minuman khas tanah Minang yaitu Kopi Kawa Daun, minuman Kopi yang terbuat dari daun kopi. Kok, bisa ya?
Mungkin belum banyak yang tau apa itu Kawa Daun? Seperti apa minuman dari daun kopi ini? Dan kenapa minuman ini bisa menjadi alternative lain dari minum kopi?
Dikutip dari Wikipedia, Aia Kawa atau Kawa Daun adalah minuman dari daun kopi yang diseduh seperti teh, daun kopi lokal yang awalnya dikeringkan dengan cara di sangrai selama 12 jam. Saat akan diminum daun kopi kering ini dicampur dengan air dingin lalu diseduh dengan air mendidih.
Sebagai penikmat kopi saya sangat penasaran dengan rasa Kawa Daun setelah melihat liputannya di televisi, apalagi setelah diceritakan oleh seorang teman yang sempat merasakan langsung Kawa Daun ini disebuah kedai di tanah Minang sana.
Daun Kopi

Dari sejarah yang saya baca awal mulanya ada kuliner unik Kawa Daun ini adalah, dijaman koloniar Belanda adanya tanam paksa terhadap masyarakat pribumi, terutama di daerah Sumatera Barat, masyarakat dipaksa untuk menanam Kopi untuk perdagangan tapi dilarang menikmati biji-biji Kopi yang mereka tanam sendiri. Alhasil  karena peraturan larangan tersebut masyarakat mengakalinya dengan mengolah dedaunan kopi yang mereka keringkan menjadi sebuah minuman kopi yang disebut Kawa Daun. Dan minuman ini sangat popular sampai sekarang. Terutama sejak media internasional mengungkapkan manfaat minuman Kawa Daun ini yaitu sebagai antioksidan.


Well, di Sumatera Barat sendiri banyak sekali kedai-kedai yang menyediakan minuman unik Kawa Daun ini (dari membacanya di google), tapi yang membuat saya penasaran adalah kedai Kopi Kawa Daun yang diceritakan seorang teman saya yang sudah berkunjung kesana. Kedai yang terletak dipinggir jalan lintas Pegunungan di daerah Lubuk Selasih, Solok (antara Padang-Solok) dan jauh dari perkotaan ini terlihat masih kental dengan kearifan lokalnya. Yang menarik dan unik adalah, Kawa Daun ini disajikan dengan wadah menggunakan batok kelapa.
 
Pondok Kopi Kawa Daun di pinggir jalan
 
Lalu lintas jalanan lubuk selasih

Kopi Kawa Daun
Kopi Kawa Daun


Bagaimana rasa Kopi Kawa Daun? Teman saya menjawab seperti ini.. “Kalau rasa kopi kawa mirip teh, tapi ada aroma kopi... Rasanya ringan nggak kaya kopi asli yang cenderung asam dan penuh kafein”. Saya tidak bisa membayangkan, karena saya sangat menyukai aroma teh dan rasa kopi. Harga yang ditawarkan nggak terlalu mahal, kok, katanya. Sekitar Rp.5-10 ribu, di kedai-kedai itu juga menyediakan berbagai macam makanan gorengan sebagai teman untuk menikmati minuman Kopi Kawa Daun di cuaca yang dingin sore hari…
Aia Kawa + Gorengan

Menikmati Kopi Kawa Daun
Tertarik mencoba? Saya sendiri sangat tertarik dan penasaran ingin mencoba rasanya Kopi Kawa Daun ini seperti ini.


Sumber cerita dan foto : dokumentasi pribadi om danan pemilik blog www.dananwahyu.com (travel blogger) 
Foto daun kopi : www.rumahkopi.com
Referensi info kawa daun :
Id.Wikipedia.org
http://echopedian.blogspot.com/2013/05/kawa-daun-teh-daun-kopi-minuman-khas_27.html






17 comments:

  1. wah,jadi penasaran...beneran bk,baru tahu dan penyajiannyapun keren hehe..unik bangettt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pernah liat liputannya di tipi, unik bgt ya, pake batok kelapa gitu :D

      Delete
  2. jadi mau traveling ke sana nih mbakbro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaa..klo postingan ini menang lomba, bisa deh traveling ke Padang masbro :D

      Delete
  3. Wah, aku penasaran. Gimana rasanya ya Mbak? Tapi tempatnya koq jauh banget ya... Semoga ada rejeki untuk menikmati kopi ini:)

    ReplyDelete
  4. Masih mikir postingan mau bahas apa buat jelajah kulinernya. Ah tidak.... dateline makin deket aja.

    ReplyDelete
  5. menarik dan unik yaaa, jadi pengen nyoba jugaa :D

    ReplyDelete
  6. pengen nyobain :') tapi kudu ke ranah minang dulu yak. heuheu

    ReplyDelete
  7. Jadi penasaran gimana rasanya kopi dari daun..

    ReplyDelete
  8. karena aku gak ngopi jadi gak penasaran mel :) maunay rendang deh

    ReplyDelete
  9. Sebagai tukang ngopi tiap pagi, penasaran euy rasanya... Unik. Hem2...

    Salam kenal :)

    ReplyDelete
  10. Sebagai pencinta kopi saya jadi penasaran ingin langsung coba kopi ini.Sepertinya rasanya gak jauh beda ya aromanya pasti tetap wangi, Di mana ya bisa beli kopi ini?

    ReplyDelete
  11. ia mas, masih banyak lo kuliner yang harus dikenalkan lagi mas, supaya kita bisa tau beraneka ragamnya kuliner masyarakat minang dan juga masalah minumanya seperti kawah daun. kami menyediakan paket tour dalam hal kuliner, kunjungi kami kuliner urang awak terima kasih

    ReplyDelete
  12. jadi pengen nongkrong di aceh sambil blogging.

    ReplyDelete
  13. Mesin usaha kopi pencetak omset terbesar silahkan klik Mesin Kopi Terbaik Salam Sukses :)

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu