Monday, 30 April 2018

Penting Menjaga Area Kewanitaan Dengan Betadine Feminine Wash and Wipes


Sebagai perempuan pasti pernah mengalami yang namanya masalah pada area kewanitaan, seperti keputihan, bau tak sedap, gatal-gatal dan sebagainya, yang ternyata jika dibiarkan akan berakibat terjadinya infeksi pada area kewanitaan. Dan ini berbahaya, karena bisa saja akan menjadi masalah yang lebih berat, seperti kanker servik. Oleh karenanya, penting untuk kita menjaga kebersihan di area kewanitaan kita. Karena masalah seperti ini lumayan sering saya alami, terutama jika sudah mendekati siklus mentruasi bulanan, keputihan yang berlebihan. Tapi menurut dokter hal itu biasa, keputihan menjelang mentruasi pada wanita, namun seperti yang sudah dibilang, kita harus tetap memperhatikan kebersihannya terutama saat-saat sedang menstruasi, karena virus lebih mudah datang. Karena area kewanitaan merupakan bagian yang sensitif, intim dan vital. Maka perlu diperhatikan betul, agar pH nya seimbang dan terhindar dari infeksi.
Selasa, 23 April 2018 yang lalu. bertempat di Hotel Rizt Carlton, Jakarta. Betadine meluncurkan varian baru Betadine Feminine Wash dan Wipes, Pembersih Kewanitaan Sehari-hari dengan prebiotik dan Formula Alamai TRI-CARE, yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik dan menjaga keseimbangan pH alami di area kewanitaan.


Berdasarkan penelitian, ternyata 40% perempuan di dunia ini masih menggunakan sabun mandi bukan sabun khusus untuk membersihkan daerah intimnya, padahal ini nggak baik. Karena sabun mandi ini akan mengganggu keseimbangan pH alami di area kewanitaan.


Di peluncuran Betadine Feminine Wash hari itu hadir sebagai pembicara dr. Mery Sulastry, Educator and Trainer Mundipharma Indonesia, yang ikut menjelaskan betapa pentingnya kita menjaga kebersihan, karena area kewanitan memiliki tingkat pH alami di angka 3,8 - 4,2. Yang punya ciri-ciri lendir normal, tidak berbau dan tidak gatal, dan jumlahnya tidak banyak. Nah keseimbangan pH inilah yang harus kita jaga, agar bakteri baik atau yang disebut dengan Bactobacillus ini tetap mendominasi. Karena jika pH normal ini terganggu, resiko terkena infeksi atau Vaginitis jadi semakin tinggi.


Ada beberapa faktor yang sering menggangu keseimbangan pH, antara lain; 
  • Mentruasi, darah mentruasi akan meningkatkan menjadi 7.4
  • Sabun dan shower gel meningkatkan pH menjadi 9 hingga 10
  • Hubungan Sex, saat melakukan hubungan sex, ternyata bisa meningkatkan pH 7 hingga 8
  • Lainnya seperti gaya hidup, penyakit kronik, penggunaan antibiotik ataupun cara menjaga kebersihan yang buruk juga akan mempengaruhi keseimbangan pH di area kewanitaan.
Dan ciri-ciri Vaginits itu juga bisa ketahui dari lendir yang keluar dari organ intim, selain infeksi yang disebut, seperti gatal-gatal, berbau tidak sedap, masalah keputihan ini yang menjadi utama dalam kenyamanan perempuan. Penyebabnya juga beragam, bisa dari parasit bernama Trichomonas atau penyakit menular dari hubungan sex dan bisa menyerang pria ataupun wanita, jamur, bakteri atau mix dari semuanya. Tanda-tandanya pun bermacam-macam. Jika disebabkan oleh jamur, keputihan ini akan berwarna putih susu dan berakibat gatal. Trichomonas yang sedikit perlu perhatian lebih dalam pengobatan, tanda-tandanya akan terlihat dari lendir yang berwarna kuning atau kehijauan dan berbau amis, nyeri dan terasa gatal.

Untuk itu penting mengetahui cara menjaga atau membersihkan area kewanitaan dengan benar.
  • Cuci tangan sebelum maupun sesudah membersihkan area kewanitaan
  • Cuci daerah vulva dengan air bersih, gunakan cairan pembersih yang aman digunakan dan sesuai kebutuhan
  • Bersihkan dari arah depan ke belakang, lalu dikeringkan dengan tisu atau handuk bersih yang lembut
  • Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan segera ganti jika sudah terasa lembab
  • Ganti pembalut/pantilyners atau pakaian secara berkala setiap 6 jam sekali.
Nah, untuk menjaga area kewanitaan, salah satunya adalah menggunakan cairan pembersih sesuai kebutuhan. Kita juga harus tau kriteria dari cairan pembersih wanita yang ideal dipakai. Seperti, cairan itu harus mempertahankan pH wanita, mendukung flora normal, dan tentunya mengandung bahan-bahan yang aman di kulit. 

Oleh karenanya, Mundipharma melalui Betadine berkomitmen untuk memberikan perawatan secara menyeluruh untuk kesehatan area kewanitaan, dengan mengeluarkan produk produk yang berguna untuk mencegah dan mengatasi infeksi.


Seperti yang dijelaskan oleh Bapak Adi Prabowo di peluncuran produk varian Betadine woman care, Bapak Adi Prabowo, Marketing and innovation Regional Mundipharma (Asia Pasific, Latin America, Africa dan Midle East). Betadine memiliki Betadine Feminine Hygiene, yaitu antiseptik untuk mengatasi kuman dan resiko infeksi.
Betadine melakukan inovasi dengan mengeluarkan Betadine Feminine Wash sebagai pembersih kewanitaan sehari-hari.

Jadi sekarang kita tidak perlu khawatir lagi, karena Betadine Feminine Wash sudah tersedia di minimarket, supermaket atau apotik terdekat, dengan harga sekitar Rp. 45 ribu untuk Betadine Feminine Wash Foam ukuran 100 ml, Rp. 25 ribu untuk Betadine Feminine Wash Liquid ukuran 50 ml, yang cocok dibawa untuk traveling, dan Betadine Feminine Wipes Gentle Protection isi 10 lembar.

Betadine Feminine Wash ini punya 4 varian berbeda sesuai dengan kegunaan dan kebutuhan. Yang mengandung kandungan PREBIOTIK serta formula alami TRI-CARE. Prebiotik dalam Betadine Feminine Wash ini adalah makanan untuk bakteri baik, yang fungsinya dapat meningkatkan kualitas maupun pertumbuhan bakteri baik di area kewanitaan.

Sedangkan formula TRI-CARE ini terdiri dari;
  1. Immortele atau yang dikenal dengan bunga abadi. Sifatnya antimikroba dan antioksiden, yang bermanfaat untuk melembutkan dan melindungi kulit dari iritasi.
  2. Sensiva, zat aktif yang mampu mengurangi rasa gatal dan kemerahan pada kulit. 
  3. Citrofol, yang merupakan bahan alami untuk mentralisir bau tak sedap
Dan berikut 4 Varian Betadine Feminine Wash yang bisa kita gunakan untuk sehari-hari sesuai kebutuhan, jadi tinggal memilih mana yang sedang diperlukan.


Betadine Feminine Wash Gentle Protection
Varian ini cocok untuk digunakan di hari-hari normal, karena memberikan perlindungan antioksidan dari bunga Immortelle, yang khasiatnya sebagai antimikroba dan kandungan antioksidannya mampu memberikan kelembutan pada kulit dan mengurangi dari iritasi.

Betadine Feminine Wash Fresh and Active
Yang ini, sangat cocok untuk kita yang aktif, suka berolah raga atau kegiatan outdoor yang sering berkeringat, dengan tambahan Lemon Verbena, varian akan memberikan kesegaran yang tahan lama.

Betadine Feminine Wash Odour Control
Dari ekstrak bunga Witz Hazel, tanaman herbal yang bermanfaat dapat memberikan perlindungan lebih dari bau tak sedap, cocok banget untuk yang punya aktivitas panjang (siang-malam) dan yang sering berkeringat. 

Betadine Feminine Wash Moisturising
Yang terakhir adalah varian dengan ekstrak Calendula Oil, yang berfungsi untuk melembabkan kulit kering di area kewanitaan secara optimal. Cocok untuk wanita yang habis melahirkan atau menopause.

 
Keempat varian itu tersedia dalam bentuk busa dan cairan. Cara penggunaannya pun sangat mudah, terutama untuk yang foam, karena tinggal tekan penutupnya. Busa akan keluar dan langsung bisa dipakai. Namun terlebih dahulu tangan untuk membasuh area organ intim ini dicuci terlebih dahulu.

Untuk Feminine Wipes Gentle Protection, keistimewaan dari tisu basah khusus untuk perempuan ini adalah 100% biodegradable, jadi aman jika ingin dibuang di toilet.

2 comments:

  1. Enak nih ada betadine feminine wipes ya, lebih praktis dibawa ke mana-mana.

    ReplyDelete
  2. Maybe a standout amongst the most troublesome issues that ladies manage is vaginal smell and uneasiness. Numerous things, from menses, cleanliness, way of life, stress, exercise, and hormones; to consume less calories and unforgiving purging items, can irritate the fragile feminine framework and cause humiliating smell.Best feminine wipes

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu