Friday, 4 December 2015

Program Satu Juta Rumah Untuk Masyarakat Indonesia



Jakarta, Minggu, 29 November 2015. Hari itu sejatinya memang hari keberuntungan saya. Awalnya saya tidak punya rencana untuk kemana-kemana di akhir pekan, karena badan masih lelah dari seminggu sebelumnya. Tapi karena niatnya mau silaturahmi dan memberikan hadiah kuis buat salah satu teman blogger, akhirnya saya memutuskan untuk datang. Tapi sejujurnya, saya tidak tahu event atau acara apa yang akan saya datangi hari minggu itu. Saya pikir hanya sekedar talkshow atau serupa launching program biasa saja. Bahkan pas saya sudah sampai di Parkir Selatan, Senayan, tempat acara berlangsung. Saya masih bertanya-tanya, acara apa yang akan saya datangi ini, saya cuma tahunya dari Kementrian Perumahan, itu saja. Aneh ya? Berkali-kali saya kirim pesan whatsapp ke teman saya itu menanyakan hal ini. Hehe. Hal ini mungkin kurangnya saya mencari informasi, atau dari instansi pemerintahannya sendiri yang kurang sosialisasi atau menyebarkan informasi. Sehingga masyarakat kurang banyak tahu adanya pameran perumahan seperti ini, terutama masyarakat kalangan bawah, yang tidak update melalui internet. Padahal informasi semacam ini sangat diperlukan, bagi mereka yang sedang mencari rumah untuk dihuni.

Grand Prize isi rumah :D
Baru saya tahu, setelah melihat begitu banyak spanduk dan banner Pameran Infastruktur dan Perumahan Untuk Rakyat yang bersebelahan dengan event Jakarta Islamic Fair pada hari itu, yang diselenggarakan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Untuk Rakyat. Oh, ya..berarti ini acara yang mau saya hadiri.

Terbersit keinginan yang sudah lama sekali saya inginkan saat melihat banner-banner yang terpajang, yaitu punya rumah sendiri. Ah, ini dia.. siapa tau ada doorprize di pameran ini, dan doorprizenya rumah. Mimpi!. 

Tapi, ternyata saya tidak bermimpi, di pameran yang berlangsung selama dua hari kemarin (28-29 November 2019). Pemerintah melalui KPUPR memang sedang menggalakkan progam yang dinamakana Program Sejuta  Rumah Untuk Rakyat Indonesia. Apa itu?

Program Sejuta Rumah merupakan gerakan bersama antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha (pengembang) dan masyarakat untuk mewujudkan kebutuhan akan hunian, khususnya bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Dan pada tanggal 29 April 2015, di Semarang Bapak Presiden RI mencanangkan "Program Sejuta Rumah untuk Rakyat.

Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimulyono
Hal ini juga berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28h, yang berbunyi, "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperolehh pelayanan kesehatan" Dan UU No.1/2001 tentang perumahan dan kawasan permukiman. "Negara bertanggung jawab atas penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman yang pembinaannya dilaksanakan oleh pemerintah".

Peran pemerintah dalam program ini adalah sebagai penyedia rumah, melalui Rumah Susun, Rumah Khusus, Rumah Swadaya, serta fasilitasi PSU bagi Rumah Umum dan Komersil.

Dan mempunya rumah layak huni adalah hak setiap orang/keluarga. Akan tetapi, mahalnya harga rumah, serta uang muka yang juga tinggi hingga 10%, yang tentunya membebani sebagian masyarakat, membuat kemampuan daya beli masyarakat untuk membeli rumah menjadi rendah. Terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang akhirnya lebih memilih untuk mengontrak (sewa rumah) saja. Padahal jika dihitung-hitung, biaya sewa rumah persatu bulan nilainya sama dengan tagihan cicilan pembelian rumah baru.

Talkshow program Satu Juta Rumah
Karena saat ini ada 7.6 juta masyarakat Indonesia yang belum menghuni rumah, dan 3.4 juta unit rumah yang tidak layak huni oleh masyarakat. Oleh karena itu pemerintah berupaya untuk menciptakan daya beli masyarakat dengan cara menurunkan kewajiban uang muka menjadi 1%, dan memberikan bantuan subsidi langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah berdasarkan tingkat kemampuan ekonomi, dengan membuat Program Sejuta Rumah Untuk Rakyat.

Lalu, apa saja yang sudah diupayakan pemerintah dengan Program Sejuta Rumah ini? Selain kewajiban uang muka 1% dari harga jual, pemerintah juga menurunkan suku bunga KPR-FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) menjadi 5% dan akan tetap selama jangka waktu 20 tahun (tenor). Masyarakat juga dapat menghubungi pengembangnya langsung di masing-masing daerah untuk mendapatkan informasi lokasi, tipe, harga dan cara pembeliannya. Sehingga beban harga jadi lebih terjangkau dibandingkan jika harus melalui perantara (sales marketing). Pemerintah juga sedang mendorong revisi UU Permendagri No.32/2010 tentang Pedoman Pemberian IMB agar keringanan dan kemudahan dalam proses penyelesaian IMB, serta mengontrol harga rumah untuk MBR agar tetap terjangkau.
Syarat untuk mendapatkan bantuan subsidi pembelian rumah inipun tidak memberatkan, masyarakat tersebut haruslah belum mempunyai rumah, rumah harus ditempati tidak boleh dikosongkan ataupun disewakan, maksimal pendapatan perbulannya Rp.4juta. Dan untuk mengantisipasi hal ini, Bank pelaksana yang ditunjuk akan melakukan wawancara langsung atau survey terlebih dahulu, agar program ini tepat sasaran, tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang hanya mencari keuntungan.

Tertarik untuk punya rumah sendiri dan mendukung program pemerintah? Silahkan klik banner di bawah ini untuk cari tau lokasinya ada di mana saja, sebelum kehabisan. So, punya rumah sekarang bukan sekedar mimpi, karena pemerintah juga sudah berupaya untuk mewujudkannya dengan membuat Program Sejuta Rumah.

www.setujarumah.id

Sumber:
www.sejutarumah.id
http://www.pu.go.id/berita/10761/Pameran-Infrastruktur-dan-Perumahan-untuk-Rakyat-Digelar-28-29-November-2015
http://www.pu.go.id/berita/10775/Penutupan-Pameran-Infrastruktur-Dan-Perumahan-Untuk-Rakyat-

20 comments:

  1. Programnya bagus Mbak Melly ya. Apalagi di masa harga Properti naik hari senin. Huehehehe. Semoga semakin banyak rakyat yang bisa membeli rumah pertama mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, semoga masyarakat dpt info yg cukup ya sama program ini.

      Delete
  2. Wah doorprizenya gede amat. Selamat ya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iyaaa mbak, isinya tipi 32inc :D

      Delete
  3. kereeen nih programnyaaa :)...aku juga lagi sibuk mencicil niih Mel :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mama booo..
      semoga cicilannya cepet kelar ya hihihi

      Delete
  4. waktu agustus lalu sempat dapat info pas hadir ke acara btn
    saya kira program satu juta rumah hanya bombastis aja di media
    eh ga tahunya bener :)

    he he he

    salut deh sama pemerintah yang udah kerja dengan benerrrr

    ReplyDelete
  5. aku pengen punya rumah yang halamannya luas, ada di samping kiri kanan depan belakang....

    pemerintah punya program ga?

    ReplyDelete
  6. Mungkin aku yg didasarkan oleh program ini salah satunya. Aku kan bagian masyarakat berpenghasilan rendah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. blm ada contact person untuk daerah yg aku cari...bisa dpt info dari mana ya??

      Delete
  7. Smoga program ini berhasil sampai tuntas yaaa

    ReplyDelete
  8. Keren program satu juta rumah ini yah.
    Selamat ya Mel dapat doorprize gede :)

    ReplyDelete
  9. Program yang bagus. Alhamdulillah, Melly dapat hadiah. Selamat, Mel :)

    ReplyDelete
  10. semoga semakin banyak masyarakat yang memiliki rumah :)

    ReplyDelete
  11. cocok bgt ni buat aku yg lg cr rumah..mksh mell infony

    ReplyDelete
  12. terimakasih mas buat infonya dan salam sukses

    ReplyDelete
  13. mantap bos artikelnya dan sangat menarik

    ReplyDelete
  14. makasih gan infonya dan salam sukses

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu