Saturday, 13 April 2019

Unsur Penting Untuk Menjaga Kualitas Kaos Distro

Sebagai pengusaha kaos distro, memperhatikan faktor kualitas adalah hal terpenting yang harus dicermati sejak awal pembelian kaos polos dari distributor. Tentunya kalian tidak ingin kaos yang telah sampai ke konsumen lantas mendapat kritikan pedas atau bahkan membuat anda kehilangan pelanggan. Mulai dari bahan kaos hingga hasil akhir sablonnya sama sekali tidak boleh luput dari perhatian seksama.

 
Banyak sekali distro yang akhirnya tutup usaha karena tidak terlalu memikirkan kualitas walaupun memiliki konsep yang menjanjikan. Untuk itu, agar usaha kaos distro kalian bisa terus berjalan dengan lancar dan terus menarik minat pembeli, berikut adalah beberapa unsur penting untuk menjaga kualitas kaos distro jualan kalian.

Bahan Kaos Polos


Sejak awal membeli kaos dari produsen, kalian sudah harus menentukan bahan kaos yang sesuai dengan target penjualan. Tentu saja faktor kenyamanan adalah yang paling dicari para pelanggan, untuk itu kalian harus mengetahui bahan yang paling cocok untuk setiap jenis kaos. Jenis kaos polos oblong biasanya menggunakan ragam bahan seperti cotton combed, CVC, cotton carded, TC, dan PE. Jangan sampai kalian malah memilih bahan lacoste atau cotton pique, karena itu adalah bahan untuk kaos berkerah.
Selain itu, ingatlah bahwa meski bahan cotton combed kerap dikenal sebagai bahan kaos yang paling nyaman, kualitas kaos katun di satu produsen bisa jadi berbeda dengan buatan produsen lainnya. Perhatikan faktor bahan baku kapas, quality control, proses pencucian, serta finishingnya agar kalian tidak kecewa setelah membeli dalam jumlah besar.

Jahitan Kaos Polos

Unsur yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah jahitan kaos yang dibeli. Biasanya para pembeli kaos menginginkan pakaian yang awet sehingga bisa dipakai berulang kali dalam waktu lama. Salah satu faktor penentu keawetan kaos adalah jahitan. Pastikan jahitan kaos polos dari produsen kuat dan tidak mudah dibredel. Tiga jenis jahitan yang paling banyak digunakan untuk kaos distro adalah jahit obras, rantai, dan bis.

Jenis Tinta Sablon

Perhatikan juga jenis tinta sablon yang akan kalian gunakan untuk memberi ‘nyawa’ pada kaos polos. Pada dasarnya, ada dua jenis tinta sablon yakni yang berbasis air dan minyak. Dari keduanya, terdapat beragam jenis tinta dengan sifat berbeda. Misalnya saja rubber white yang cocok untuk memberi warna pastel sekaligus memberi warna dasar. Ada pula tinta puff yang memberikan efek timbul.
Yang tidak kalah penting adalah faktor kecocokan bahan kaos dengan tinta sablon. Pelajarilah tinta sablon mana yang paling cocok dengan kaos polos berwarna terang atau gelap, juga kaos yang berbahan dasar cotton combed atau CVC. Misalnya tinta cork base lebih cocok untuk kaos berbahan spandex, sementara tinta super white cocok untuk cotton combed. Bagi yang mencari jasa sablon kaos, sebaiknya sangat memperhatikan bagian tinta untuk mendapat hasil yang maksimal.

Label Perawatan Lengkap

Agar kualitas kaos distro kalian bisa terjaga, jangan lupakan faktor pelayanan berupa informasi yang jelas dan lengkap kepada konsumen. Setelah mengetahui jenis jahitan, bahan kaos polos, dan tinta sablon yang sesuai, faktor perawatan kaos juga tidak boleh dilewatkan. Banyak konsumen yang masih belum mengetahui cara yang benar dalam mencuci kaos dengan teknik sablon tertentu.
Sebut saja kaos yang disablon dengan tinta high opacity umumnya tidak boleh disterika pada bagian tintanya. Contoh lain adalah tinta super white yang bisa dicuci di dalam mesin cuci namun akan membuat desain pada kaos tampak vintage. Jangan sampai pelanggan merasa kecewa karena tidak ada penjelasan pada label kaos ataupun informasi darimu sebagai penjual.
Semoga informasi untuk menjaga kualitas kaos distro kali ini bisa mendorong usaha anda dalam meningkatkan pelayanan bagi pelanggan.

1 comment:

  1. Kali kita sebagai konsumen. Gmn cara milih kaos yang bagus, misal kainnya kalau dipegang rasa pa ya n_n , dan jahitannya yg kuat seperti apa sih

    ReplyDelete

Tinggalkan Jejakmu