Friday, 18 May 2012

Sepatu Butut



Waktu saya masih SD sepatu itu menjadi barang yang sangat berharga untuk saya miliki. Setiap tahunnya saya mempunyai sepatu itu dari hasil pemberian saudara dari Kota, sepatu bekas. Tapi, yang namanya sepatu dari orang kota, walaupun mereka menyebutnya sudah bekas, sepatu itu masih sangat berfungsi dengan baik untuk di gunakan oleh orang-orang kampong yang nggak mampu seperti keluarga saya dulu.
Jangankan untuk membeli sepatu, buku tulis saja saya memakai bekas pemberian saudaraku . Ah, sebenarnya untuk mengingat semua kekurangan dalam hal ekonomi saat saya masih anak-anak dulu, sungguh bikin hati sesak. Bagaimana bisa saya hidup seperti itu? dari mana sepatu-sepatu dan buku-buku tulis dan bacaan yang saya miliki itu? Yang saya tau Ibu menyediakannya dengan senyum terbuka, “Nak..sepatu ini masih bagus. Muat nggak sama kamu?”. “Nak..buku tulis ini baru sedikit yang di pakai..masih bisa di tulis nih”.

Sampai saya kelas 2 SMP, saya masih menggunakan salah satu sepatu ‘bekas’ untuk di pakai ke sekolah yang jaraknya lebih dari 7km, yang kadang naik sepeda kadang jalan kaki. Memang sih, saya pernah membeli sepatu baru waktu kelas 5 SD, tapi sepatu baru itu yang seharga Rp. 7.500,- saat itu, kualitasnya kurang bagus jadi cepet rusak, belum lagi harganya yang lumayan mahal untuk kantong ibu saya. Jadi, saya membeli sepatu itu sisa uang bayaran sekolah dari beasiswa yang saya dapatkan.

Thursday, 26 April 2012

Perempuan, Daerah dan Kesehatan

Siang ini (27/04) saya membaca sebuah Hot Thread di @kaskus. Judulnya, " Rossy Tedjaningsih, Pejuang Kesehatan di Pedalaman." setelah masuk ke thread yang berupa artikel tulisannya, judul aslinya adalah " Dokter Perempuan di Pedalaman Kalimantan".

Di sana terdapat sebuah gambar, wanita dengan seragam dokternya sedang memeriksa mulut seorang anak kecil. Saya merasa tersentuh dengan berita itu, dan sejujurnya saya sangat ingin sekali seperti dr. Rossy. Hidup mengabdi untuk rakyat menanggalkan semua atribut mewah dan perkotaan, demi membantu kesehatan, kesejahteraan warga yang di pedalaman tempat dia bertugas. Pengabdiannya untuk sesama, dan perjuangannya menjadikan puskesmas di daerah terpencil menjadi sebuah puskesmas favorite di daerah Kalimantan, dan juga menjadi seorang dokter teladan dengan gebrakannya untuk memenuhi semua kebutuhan kesehatan di puskesmas.

Di bawah pimpinannya, puskesmas di pedalaman jadi puskesmas teladan provinsi.


Menurutku, inilah seorang Kartini sejati dalam bidang kesehatan, seorang dokter yang benar-benar mengabdi dan mencurahkan seluruh ilmu yang dia dapat untuk kesehatan warga di sekitarnya. 

Pedang Asmara Berujung Duka (End)


Tapi siapa di balik penghianatan Sutan Batu Giok terhadap Maharaja Cewanibuwana? Siapa juga yang telah menghasutnya untuk berubah pikiran dan berusaha menggulingkan Maharaja Cewanibuwana dari kerajaan Kota Raja?
Pemirsa.. cerita ini adalah lanjutan dari #3penguasa Cerita berantai yang sudah di tulis oleh kang MT (http://mataharitimoer.blogdetik.com/2012/04/21/pedang-asmara-berujung-duka/) dan mas Harrismaul (http://harris-maulana.blogspot.com/2012/04/pedang-asmara-berujung-duka-bagian-2.html) di blog mereka dalam grup 3 di Blogor. Cerita kali ini akhir dari perjuangan Pendekar Asmara Berujung Duka dan Dewi Kencanawungu untuk mengembalikan kerajaan dan kisah mereka berdua.



Cerita di Mulai.
Di dalam rumah Pendekar Macan Tidur, Maharaja Cewanibuwana dan Dewi Kencanawungu menikmati minuman yang terbuat dari rebusan bunga melati di campur garam dan cemilan ala kadarnya. Konon Pendekar Macan Tidur dan ketiga temannya bisa menjadi pendekar hebat bahkan menjadi raja dan berhasil mengalahkan pendekar-pendekar lainnya di dunia persilatan hanya meminum ramuan itu yang sekarang di suguhkan kepada teman-temanyanya juga. Tapi ketiga teman seperguruan mereka tidak tahu, ramuan itu juga sudah di campur sebuah ramuan lain yang berbahaya untuk kesadaran. Pendekar Macan Tidur mendengarkan taktik apa saja yang di buat ketiga temannya, Maharaja Cewanibuwana, Pendekar Pedang Asmara Berujung Duka dan Dewi Kencanawungu. Hanya saja, Pendekar Pedang Asmara tidak ikut meminum ramuan/minuman itu. Dia berdalih sedang tidak haus.

Tuesday, 24 April 2012

Bloggerman


Cerita ini lanjutan dari Bloggerman (http://harris-maulana.blogspot.com/2012/04/bloggerman.html) yang di tulis oleh @harrismaul dalam rantaicerita #3penguasa.

Bloggerman

Laptop itu dia guncang-guncang ketika mendengar mahluk berwarna hijau itu berkata dengan suara tidak jelas namun melengking.
Ini Alien..ini Alien!
Bloggerman mengangkat laptop dan melepaskan semua kabel-kabel yang terpasang. Di kibaskannya Laptop, seolah itu adalah sebuah buku yang banyak debu. “Hus..hus.. Alien pergilah..hus..hus!” Tapi seketika juga tangan Bloggerman kaku. “ Toloooooongg!!” teriaknya. Suaranya sendiri tidak terndengar olehnya. Rasa takut melihat mahluk berwarna hijau itu mulai keluar dari laptop. Perlahan-lahan seperti robot.  Tetapi anehnya merangkat seperti suster ngesot. Dan duduk, menengadahkan tangannya untuk menerima laptop yang hampir jatuh dari tangan Bloggerman yang tiba-tiba kaku.
Ini Alien..ini Alien!

Monday, 23 April 2012

Kartini tidak harus Indonesia


JK. Rowling

Perempuan itu adalah mahluk sosial yang suka sekali berkhayal. Dari bermacam khayalan yang ada dipikirannya, terbukti dengan bermunculan macam-macam buku, novel, dan cerita-cerita yang menjadi best seller di seluruh dunia, atau di sebuah negara, contohnya Indonesia.
Untuk dunia, siapa yang nggak tau pengarang novel Harry Potter, JK. Rowling. Khayalan dan tulisannya mampu menggemparkan dunia. Mampu membuat orang berduyun-duyun datang dan membeli karyanya. Menonton filmnya.. dan membuat cerita-cerita lagi dengan khayalan pembaca sendiri.

Thursday, 19 April 2012

Kenapa Transfer BRI Kena Biaya?




Biasanya setiap kali transfer uang ke ibuku di Lampung sesame BRI nggak kena biaya. Tadi pagi kaget sewaktu mbak-mbak tellernya bilang, “Biaya transfernya lima ribu mba” Hah? Sejak kapan tanyaku? Biasanya nggak kena biaya tuh.
“Iya mba..sejak 1 Maret transfer BRI di luar jabodetabek dikenakan biaya lima ribu, dan untuk transfer ATM dikenakan biaya lima ratus rupiah.” Waduh.. ribet juga yah. Buat yang punya bisnis online. Yang mungkin kebetulan nggak punya rekening bank yang sama.
Menurut saya biaya transfer lima ribu itu cukup mahal loh. Karena saya nggak punya rekening BRI, jadinya saya setor tunai. Saya nggak bisa protes atas kebijakan ini. Toh saya butuh untuk mentransfer uang ke ibu di kampung. Memang sih limaribu itu jumlah yang mungkin sebagian orang kecil. Tapi buat saya..lima ribu itu udah bisa buat ongkos pulang dari kantor ke rumah. :D
Jadi makin males buat bikin rekening di BRI..biaya admnya sih kecil..tapi biaya-biaya yang lain..waduh.

Kalau nggak mau ribet dengan segala kerumitan biaya admin, teman-teman bisa daftar rekening online bank Sinar Mas, nih, infonya bisa cek disini Membuka tabungan Rekening Bank tanpa biaya admin.

Atau bisa langsung registrasi dengan mengklik gambar dibawah, prosesnya mudah kok, saya sudah membuktikannya. Bisa cek di testimoni saya yang sudah diposting disini



Monday, 16 April 2012

AC Terbaik Untuk Kulit Sehat




AC LG Inverter Dengan Teknologi Plasmaster



Salah satu masalah kulit yang banyak di alami perempuan Indonesia adalah kulit kering. Masalah kulit kering bisa terjadi karena beberapa faktor seperti gaya hidup, merokok, minum alkohol, kurang tidur dan pola makan yang buruk. Sering berada dalam ruangan AC, perubahan iklim, polusi, radiasi sinar ultraviolet dan faktor lain seperti, kondisi kesehatan, stres dan personal care yang kurang baik.

Saturday, 14 April 2012

5 Alasan The Raid Membuat Ketagihan

 Merchandise The Raid

Ada banyak cara masyarakat untuk menikmati film kegemarannya. Baik itu drama, action, komedi dan sebagainya. Saya termasuk di dalamnya, namun bukan orang yang hobi untuk harus menonton film itu. Ada banyak film yang sebelum rilis di bioskop, Saya sudah ribut ingin menontonnya. Tapi setelah hari H dan orang-orang ramai membicarakan film itu. Biasanya mood saya untuk melihat langsung hilang.

Friday, 16 March 2012

Ost The Raid : Redemption - Razors Out

Lyric Razors Out, music from Mike Shinoda and Joe Trapanese, the artis behind the soundtrack and score of the film The Raid : Redemption.

Razors Out Lyric - The Raid  Mike Shinoda & Joe Trapanese, Chino Moreno


Closing in, I hear the voices
Haunting bells, echoe voices

Remove the frame and focus in
As I begin to wave
You pretend to take the scene
And I'll pretend to pray

From the top, to the end
you've got your razors out
To the end, til you stop
You cut the frames out

Thursday, 1 March 2012

Countdown for The Raid : Redemption Movie

Karena begitu excited banget sama film The Raid, gue pengen bikin hitungan mundur menuju tayang perdana di bioskop Indonesia dan Amrik sono.

Tayang perdana, tanggal 23 Maret 2012, akhirnyaaa yaa..ketemu juga di bulan Maret untuk nonton film ini, setelah di bikin deg-degan nonton trailernya di youtube dari bulan September lalu.