Tuesday, 22 January 2019

Mengenal Shafira dan Inspirasi 30 Tahun Perjalanannya



Salah satu pertanyaan menarik dari sahabat blogger saya, Teh Ani Berta, saat menghadiri Press Conference 30 Years Journey of Shafira saat sesi tanya jawab dengan pendiri Shafira Fashion, Ibu Feny Mustafa pada Jumat, 18 Januari 2019 yang lalu di Harlequin Bistro, Jakarta. Mengenai
tekadnya untuk mendirikan Brand Fashion Hijab untuk busana muslim pertama di Indonesia. Apakah Bu Feny tak khawatir dengan keadaan perlakuan diskriminatif terhadap hijab saat itu?
Shafira, namanya memang sudah nggak asing dan akrban di telinga buat orang-orang yang sudah menjalankan kewajibannya sebagai perempuan muslimah untuk menutup aurat (berhijab) sejak dulu. Shafira yang lahir di tengah kerusuhan bagi pemakai jilbab,  lahir di Bandung 30 tahun lalu tepatnya 8 Januari 1989. Adanya SK larangan dari Dirjen Pendidikan dan Menengah tentang pelarangan penggunaan jilbab di sekolah, ternyata tak membuat Bu Feny patah semangat, justru menguatkannya untuk memulai membangun bisnis muslim fashion dengan modal kepercayaan dan networking.

Saturday, 19 January 2019

Review Film Preman Pensiun


Ini tadinya saya nggak punya rencana buat nonton Film Preman Pensiun, apalagi nontonnya di hari pertama tanggal tayangnya di seluruh teater Indonesia, 17 Januari 2019. Karena sejujurnya saya nggak terlalu begitu mengikuti jalan cerita di setiap episode serialnya yang tayang di televisi. Kalaupun nonton hanya sesekali pas ada kesempatan. Tapi saya masih ingat sinteron Preman Pensiun ini tayangnya setiap sore, dan penggemarnya banyak banget, dari anak kecil sama orang tua. 

Saya nggak menyangka kalau ternyata antusias penonton Preman Pensiun banyak sekali, karena terbukti di hari pertama penayangan Film Preman Pensiun kemarin, bangkunya full booking semua, saya yang datang di menit-menit terakhir kebagian di bangku paling bawah. Sebelum saya mencoba untuk mereview film ini, saya mau cerita sedikit saja. Seperti yang saya bilang sebelumnya, saya awalnya nggak begitu tertarik buat nonton film ini, tapi karena ternyata adik sepupu saya yang lagi liburan di Bogor ini fans beratnya Serial Komedi Preman Pensiun, ya mau nggak mau saya ikut nonton alias menemaninya nonton.

Monday, 14 January 2019

Naik Bus Menjadi Alternatif Transportasi Ke Jogja


Foto dr sini jawaratourjogja

Sejak harga tiket kereta dan pesawat sekarang lebih terjangkau, dulu orang-orang jika ingin bepergian lebih memilih naik bus karena harganya memang lebih murah dan mudah ditemukan dibandingkan kedua moda transportasi kereta atau pesawat, terutama jika bandara atau stasiunnya jauh dari rumah atau titik keberangkatan. Bus masih menjadi primadona buat mereka yang malas ribet dan belum tau caranya naik pesawat atau kereta dan dananya terbatas.

Saya masih ingat banget dulu waktu pertama kalinya ke Jogja tahun 1998, harga tiket bus dari Lampung keJogja dengan bus tipe ekonomi tarifnya hanya Rp. 25ribu, dengan perjalanan dari terminal bus Rajabasa yang memakan waktu kurang lebih sehari semalam sampai di terminal Giwangan. Harga yang sangat murah banget dibandingkan sekarang ya, yang tiketnya bisa ratusan ribu atau jutaan jika naik pesawat. Dulu punya uang satu juta rupiah sudah bisa jalan-jalan keliling Pulau Jawa, tapi sekarang hanya cukup untuk ongkos transportasi saja.

Friday, 11 January 2019

Pertama Kali Belajar Mengendarai Motor


Ingat banget waktu dulu pertama kali belajar mengendarai motor sekitar tahun 2007. Diajarin sama dua orang teman di kampung saat lagi mudik lebaran, jadi cuma sebentar saja. Dan saya mungkin orang yang paling telat buat belajar motor di antara teman-teman saya yang lainnya, yang sudah bisa sejak masih remaja. Bukan nggak mau belajar sih, tapi memang saat itu nggak punya motor, dan nggak ada pula yang bisa dipinjemin motornya. Kalaun pun bisa dipinjam, saya nggak berani berlama-lama karena takut motornya kenapa-kenapa, misal terjadi kecelakaan karena bawa motornya belum lancar. Bakal repot nantinya kalau harus mengganti biaya perbaikan motor yang rusak, apalagi dengan kondisi keuangan atau ekonomi saya saat itu. Yang jangankan untuk mengganti motor, untuk biaya kehidupan sehari-hari saja lumayan sulit. Jadi dari pada terjadi hal yang nggak diinginkan, keinginan untuk bisa bawa motor itu ditunda sampai suatu saat saya bisa beli motor sendiri.

Tuesday, 8 January 2019

Mencari Tempat Print Kaos Online yang Terpercaya



Tempat print kaos online adalah penyedia jasa mencetak design yang kita buat sendiri ke atas sebuah kaos yang menyiapkan fasilitas pelayanan pesanan secara online. Dengan menggunakan jasa print kaos online maka kita akan bisa menggunakan kaos yang memiliki design khusus buatan kita sendiri tanpa perlu ke lokasi pembuatan kaos. Sehingga kita bisa menggunakan kaos yang tidak ada kembarannya di dunia ini.
Namun seiring dengan makin banyaknya print kaos, maka akan semakin membuat kita mendapatkan banyak pilihan tempat. Namun, banyaknya pilihan ini justru akan membuat kita bingung dalam memilih. Karena hampir semuanya menawaran hal yang sama dengan kualitas yang secara kasat mata sama juga. 

Monday, 24 December 2018

Mengenang Kebijakan Pemerintah dan Perjuangan Gus Dur


Ini pertama kalinya saya menghadiri sebuah haul tokoh nasional yang sangat berpengaruh di Indonesia. Mantan Presiden Indonesia yang ke-4. Yang selama pemerintahannya cukup banyak membuat kebijakan pemerintah dari berbagai bidang yang pengaruhnya sangat besar untuk mengubah kemajuan Indonesia ke arah yang lebih baik. Salah satu yang masih diingat oleh masyarakat Indonesia di bidang Budaya dan Sosial ialah untuk mengatasi masalah disintegrasi dan konflik antar umat beragama, dengan membuat keputusan untuk menetapkan tahun baru IMLEK (tahun baru China) sebagai hari besar agama di Indonesia yang menjadi hari libur nasional. Keputusan ini tentu saja melegakan warga Indonesia keturunan Tionghoa yang masih menganut agama leluhurnya. Yang membuat toleransi agama di Indonesia semakin besar. Sehingga kita semua bisa berjalan beriringan tanpa adanya lagi konflik agama, yang selama ini sering menjadi penyebab perpecahan persaudaraan di Indonesia.

Saturday, 22 December 2018

Pucuk Coolinary Menjadi Wisata Kuliner Akhir Tahun Yang Paling Ditunggu

Foto dr sini> @stefannyf
Buka timeline sosial media, di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya, semuanya lagi update status sedang liburan bareng keluarga. Ada yang ke taman wisata, ada yang pulang kampung liburan di rumah nenek, ada juga yang mudik karena ingin merayakan Natal dan Tahun Baru. Bikin mupeng alias pengen banget. Tapi akhir tahun ini nggak ada budget untuk liburan, karena anggarannya sudah dijadwalkan untuk liburan di awal tahun.

Well, walaupun nggak kemana-mana akhir tahun ini, tapi ada yang seru untuk didatangin dan nggak boleh dilewatkan. Karena mulai tanggal 21 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 ini sedang digelar event seruuuu banget, Festival Kuliner terbesar akhir tahun ini di Jakarta, yakni Pucuk Coolinary x Big Bang 2018, di Jiexpo – Kemayoran, Jakarta.

Friday, 21 December 2018

Jelajahi Indonesia Dengan Pegipegi

Foto dari sini https://www.pegipegi.com/jelajahi-indonesiamu/jawa/5-tempat-wisata-liburan-asyik-dekat-candi-borobudur-magelang
Berencana liburan ke Jogja awal tahun ini bareng keluarga sempat membuat saya pusing tujuh keliling, karena budget yang diperlukan untuk membawa semua keluarga itu lumayan menguras kantong. Nabung sejak awal tahun, tapi tiba-tiba ada saja keperluan yang mendesak, yang akhirnya tabungannya jadi berkurang. Tapi Alhamdulillah urusan akomodasi beserta tiket transport PP (pulang pergi) ke tujuan wisata sudah dibeli beberapa hari yang lalu. Jadi tinggal memikirkan dan menyisihkan budget untuk keperluan jalan-jalan selama liburan, buat makan, transportasi selama di sana, oleh-oleh dan lainnya. 

Tadinya berencana untuk cari tiket pesawat saja untuk transportasi ke Jogja, tapi karena dilihat tarifnya masih membengkak di awal tahun, akhirnya saya pilih lewat darat, naik kereta, yang lebih hemat dibandingkan lewat udara, walaupun estimasi waktu perjalanannya jauh lebih lama. Tapi kalau dipikirkan biaya yang akan dikeluarkan, pilihan naik kereta ini jauh lebih baik, apalagi saya membawa keluarga sebanyak 7 orang. Lumayan jika dilihat perbandingan harganya. Jika pesan tiket pesawat bisa Rp. 500-700 ribu perorang sedangkan naik kereta tidak sampai Rp. 200 ribu, karena pilihannya naik kereta ekonomi. Lebih dari separuh harga, kan? Dan ini bisa dialokasikan buat keperluan biaya lainnya, buat cari oleh-oleh misalnya? Hehe.

Cari Tau Cara Mudah Kelola Keuangan Dari MoneySmart


Kalau ngomongin uang memang nggak habis-habisnya, di jaman yang serba instan dan apapun yang kita mau atau inginkan mudah di dapat membuat kita harus pintar-pintar memanage uang. Biar penghasilan yang kita dapat nggak habis percuma. Saya pernah hadir dalam sebuah talkshow yang bercerita mengenai anak milennial atau jaman sekarang itu yang cara berpikirnya instan, beda sekali dengan generasi orang tua kita dulu, yang dengan uang sedikit bisa menabung, menyekolahkan anak-anaknya sampai lulus kuliah dan sukses, punya usaha. Padahal jika dibandingkan dengan jaman sekarang, jaman dulu itu cari kerja susah, nilai mata uangnya juga kecil. Tapi mengapa banyak yang sukses dan dirasakan hasilnya sekarang? Itu karena orang tua pada jamannya itu mampu mengelola keuangan yang baik dan tepat untuk masa depan mereka.

Tuesday, 18 December 2018

Hijrah Itu Untuk Apa?

Waktunya Hijrah
Kalau teman-teman masih ingat, dulu saya pernah membuat satu postingan di Blogdetik, mengenai cerita tentang Hijrah sekitar sepuluh tahun yang lalu. Pengalaman yang nggak pernah saya lupakan, yang membuat saya dulu sempat takut untuk dekat dengan orang-orang yang baru saya kenal. Mungkin bisa dibilang naif, karena saya nggak ada pengalaman sekali menghadapi situasi, yang seharusnya saya hindari saat itu.

Mungkin sedikit saya ceritakan pengalaman saya waktu itu. Hmm, dulu sempat viral berita tentang brainwashing atau pencucian otak oleh kelompok tertentu, dan itu sangat meresahkan, karena banyak sekali orang – orang yang dirugikan oleh kegiatan yang mereka lakukan, termasuk saya. Dan dulu mereka itu menyebut dirinya orang kanan dan orang di luar kelompok mereka adalah orang kiri alias kafir, agak ngeri ya kalau menyebut kata kafir. Lalu merek mengajak orang-orang itu masuk ke kelompok mereka dengan sebutan hijrah, dengan cara yang nggak lazim.