Friday, 5 July 2019

Cara Deteksi Ball Bearing Bermasalah

Merawat setiap komponen yang ada pada kendaraan bermotor sangat penting untuk dilakukan. Perawatan yang dilakukan secara rutin akan membuat daya tahan setiap komponen kendaraan bermotor jadi lebih awet dan tahan lama. Selain itu, perawatan komponen motor yang rutin juga akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Salah satu komponen yang tidak boleh dianggap remeh karena kegunaan atau fungsinya adalah laher atau yang juga dikenal dengan nama bearing. Memperhatikan perawatan bearing termasuk memperhatikan ciri-ciri saat ball bearing atau universal joint mengalami kerusakan juga menjadi bagian dari perawatan. 


Kondisi Kendaraan yang Mengindikasikan Ball Bearing Rusak


Perawatan yang rutin menjadi hal yang sangat perlu dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan bermotor. Perawatan itu termasuk juga memperhatikan apakah bearing sudah mulai mengalami kerusakan atau tidak. Jika teman-teman memperhatikan ketika bearing mulai mengalami kerusakan, maka perbaikan lebih dini akan membantu mencegah kerusakan lebih parah. Ada beberapa ciri-ciri yang menjadi tanda ketika ball bearing mulai mengalami kerusakan. Apa saja itu? Berikut beberapa diantaranya.
  • Suaranya Terdengar Kasar
Ciri pertama yang bisa Anda jadikan deteksi dini saat ball bearing mulai mengalami kerusakan bisa dilihat dari suaranya. Bearing yang sudah rusak suaranya akan terdengar kasar. Biasanya suaranya muncul dari bagian laher di roda depan, terutama suaranya akan muncul saat Anda melewati jalan yang tidak rata atau jalan yang rusak. Apalagi ketika Anda menambah kecepatan motor Anda, maka suaranya juga akan semakin kencang. Jika sudah seperti ini ada baiknya Anda segera membawa ke bengkel.
  • Bagian Tertentu Seperti Kemudi Mulai Bergetar
Ciri selanjutnya yang bisa menjadi pendeteksi saat ball bearing mulai mengalami kerusakan adalah bagian kemudinya mulai bergetar. Saat sudah mengalami ciri-ciri seperti ini, bisa dibilang ball bearing Anda sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Oleh karena itu, Anda harus segera membawanya ke bengkel untuk diperbaiki agar keamanan Anda saat berkendara juga turut terjaga. Berkendara dengan keadaan kemudi bergetar akan sangat membahayakan Anda sebagai pengendaranya.
  • Roda Depannya Juga Bergoyang
Ciri berikutnya yang bisa Anda jadikan deteksi laher mulai rusak adalah bagian roda depannya juga mulai bergoyang. Jika sudah mengalami kondisi seperti ini, maka tidak ada solusi lain selain segera membawa kendaraan Anda ke bengkel untuk segera diperbaiki. Hal ini akan mengurangi kerusakan lebih lanjut dari kendaraan Anda.
  • Race Ball dan Clearance Bola Baja Sangat Tinggi
Pada kendaraan bermotor, ada jarak bersih antara bola clearance dengan race ball. Nah, apabila jarak bersihnya ini semakin tinggi maka ini bisa menjadi pertanda kalau bearing kendaraan Anda sudah mulai rusak. Ciri-ciri ini biasanya terjadi pada kendaraan yang sudah tua. Karena pemakaian yang cukup sering. Jika kendaraan Anda sudah mengalami ciri-ciri seperti ini, maka sebaiknya tidak digunakan terlebih dahulu sampai sumber masalahnya diperbaiki. Hal ini karena jika Anda memaksa untuk menggunakannya, tidak hanya bisa memperparah kerusakan namun juga bisa membahayakan pengendaranya sendiri.

Ketika salah satu komponen kendaraan bermotor sudah mengalami kerusakan, pasti akan berpengaruh pada performa kendaraan secara keseluruhan. Begitupun yang terjadi ketika bearing atau ball bearing sudah mengalami kerusakan. Ada beberapa kondisi kendaraan yang bisa menjadi tanda jika bearing atau laher kendaraan bermotor Anda mulai mengalami kerusakan. Ciri atau tanda seperti yang dijelaskan di atas harus Anda perhatikan dengan seksama supaya ketika Anda mengalami salah satunya maka Anda bisa segera melakukan perbaikan secepatnya. Untuk mendapatkan sparepart berkualitas, teman-teman bisa mencarinya di logam-makmur.com.

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Sudah Singgah