Monday, 25 November 2019

Apa Funancial Goals Yang Kamu Mau?

Setelah kurang lebih seminggu bed rest di rumah karena sakit gigi yang mengakibatkan kepala saya sakit banget nggak bisa ngapa-ngapain, weekend kemarin saya akhirnya bisa keluar kosan lagi, beraktivitas seperti biasa, datang ke sebuah acara, bertemu teman-teman blogger dan banyak mendapatkan ilmu mengenai perencanaan keuangan.


Ilmu yang nggak ada habis-habisnya harus dipelajari dan terus dipraktekkan. Karena belakangan ini, godaan untuk menghambur-hamburkan uang itu tinggi sekali (kayak banyak uang aja, hehehe). Jadi, harus niat untuk 'mengencangkan ikat pinggang' untuk kembali berhemat, menabung dan memikirkan masa depan itu harus diperkuat lagi. Harus! Kamu Bisa, Melly!
Well, Sabtu 23 November 2019 kemarin, bersama teman-teman komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB), saya menghadiri acara yang keren banget, karena membahas masalah keuangan, yang diselenggarakan oleh Homecredit, salah satu perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, multifinance yang menyediakan jasa pembiayaan untuk pembelian barang-barang elektronik, handphone, gadget, kendaraan roda dua, furniture, laptop, dan banyak lagi.

 

Bertempat di Caffe Dhonika yang ada di Jalan Antasari, Cilandak, Jaksel. Acara talkshow yang dikemas santai bertajuk Save Me the Money, Smart Financial Moves to Achieve Your Goals ini bertabur hadiah banyak sekali. Acara belum mulai saja tapi acara sudah seru karena Mbak Ucita Pohan sebagai pemandu acara membagi-bagikan voucher belanja ratusan ribu rupiah untuk peserta yang beruntung dengan membuat games, dan Alhamdulillah saya kebagian rezekinya. 


Acara semakin seru ketika memasuki sesi utama, yakni funancial talkshow yang menghadirkan narasumber-narasumber keren di bidangnya. Membuat peserta yang hadir langsung bersemangat nggak sabar untuk menyimak semua seluk beluk dan motivasi soal keuangan, apalagi yang hadir hari itu masih kebanyakan milennial yang masih labil (termasuk saya) karena belum ada komitmen yang kuat dalam mengelola keuangan, masih mudah tergoda untuk pengeluaran yang nggak penting-penting.
Seperti yang dikatakan Mbak Freya dari Homecredit saat memberikan sambutan, nyatanya memang masih banyak orang Indonesia yang belum bisa mengatur keuangan. Nggak cuma milennial saja, tapi semua orang. Jadi edukasi financial planner ini memang penting sekali untuk diketahui.


Di antaranya ada Mbak Riana Bismarak (entepreneur, instructur) sebagai guest speaker dan foundernya belowcepek.com. Mbak Riana bercerita banyak bagaimana ia bertekat untuk mewujudkan mimpinya untuk punya jabatan sebagai direktur. Perjalanan panjang yang ditempuh, dan cara dia berpikir memberikan banyak masukan untuk peserta yang hadir.
Ketika memutuskan sesuatu hal yang akan kita jalani, kita pun harus tau resiko-resiko yang nantinya akan dihadapi. Saat Mbak Riana mencoba untuk membangun usahanya sendiri, resign dari kerjaan dan memikirkan dana untuk persiapan selama menganggur tanpa pemasukan sama sekali.

Ada satu pesan yang disampaikan Mbak Riana sebagai pelecut jika kita punya mimpi, yaitu tulis mimpi tersebut secara detil, jelas dan spesifik, kemudian jadikan action. Karena mimpi memakai pengorbanan, kita harus berani mengorbankan sesuatu yang bukan mimpi kita demi tercapainya mimpi kita yang lain.

Sama hal-nya yang disampaikan oleh Mas Dipa Andika, Financial Planner dan juga co-foundernya Hahaha Corp, management artist. Yang memberikan masukan tentang cara mengatur keuangan jika ingin terwujudnya mimpi. Mnurutnya financial goals itu adalah punya tujuan rencana keuangan dari jauh-jauh hari. Kita harus pikirkan sedini mungkin apa yang ingin kita capai di kemudian hari. Misa, punya rumah, beli mobil, berangkat umroh, pergi haji, punya usaha, traveling keliling ke luar negeri dan lainnya.
Kita harus mengikis dan mengurangi pengeluaran yang nggak begitu penting setiap harinya. Misal, jajan es kopi kekinian. Pengeluaran ini disebut latter factors (atau bocor alus kalau kata Mbak Riana), yakni pengeluaran kecil yang nggak kita sadari.


Setiap hari secara nggak sadar (dan mungkin saja nggak ada budgetnya) kita beli minuman kekinian, jajan Bakso, Somay, beli cemilan di minimartket dan lainnya. Yang jika dihitung-hitung jumlahnya lumayan besar jika dikalkulasi. Untuk itulah, kita perlu catatan perencanaan keuangan.

Beberapa tips yang harus kita lakukan dalam mengatur perencanaan keuangan ala Dipa Andika.
  • Formula pertama yang harus dilakukan ialah mencatat seluruh dana pemasukan dan pengeluaran, sekecil apapun itu harus dicatat. Sehingga kita menjadi tau seberapa banyak uang yang kita keluarkan.
  • Buat tabungan terpisah dari masing-masing pengeluaran dan pemasukan dan jangan diotak atik untuk hal lainnya, seperti untuk pribadi, keluarga dan pekerjaan.
  • Pastikan juga punya dana darurat (untuk medis yang tak dicover asuransi). Untuk single minimal punya 3 kali pengeluaran dan untuk yang sudah berkeluarga minimal 6-12 kali pengeluaran. Ada beberapa pilihan tabungan dana darurat yang bisa dipilih, tabungan, deposito, reksadana pasar saham atau emas.
  • Sisihkan penghasilan untuk investasi, jangan tunggu ada sisa dari pengeluaran setiap bulan. Tapi buat budget khusus untuk investasi setiap bulannya. Sesuaikan saja dengan kemampuan financial kita. Karena setiap orang itu kan punya kemampuan financial yang berbeda-beda.

Homecredit sendiri berharap, peserta yang mengikuti kelas atau workshop dalam Funancial Talkshow mengenai keuangan ini mendapatkan edukasi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan dapat membantu kita dalam mewujudkan impian financial yang ingin kita capai dengan campaign #YangKamuMau
Apa sih financial goals yang kamu mau? Wujudkan dan atur keuanganmu dari sekarang juga!

4 comments:

  1. Bener banget nih. Ilmu ngatur keuangan tuh selalu butuh utk dipelajari apalagi jaman online shop banyak menggoda seperti sekarang
    .hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi udah belanja apa aja di harbolnas tahun ini, bu? hihi

      Delete
  2. Semangaaat selalu ya mel untuk menabung dan realisasikan mimpi - mimpi kitaaa

    ReplyDelete

Terima Kasih Sudah Singgah