Tuesday, 16 February 2021

Mengenal Green Jobs dan Peluang Kerja di Indonesia

Kebutuhan akan sumber daya listrik membuat banyak negara termasuk di Indonesia melakukan inovasi untuk menciptakan energi terbarukan yang ramah lingkungan yang bisa dikembangkan dan dimanfaatkan untuk energi masa depan. Nah, dua tahun lalu saya sempat menghadiri undangan blogger gathering dari salah satu perusahaan dalam negeri yang memproduksi energi terbarukan dengan memanfaatkan tenaga surya untuk menjadi energi listrik, yang diklaim bisa menghemat pengeluaran biaya listrik konvensional selama ini. 

green jobs
Green Jobs. pic: google*

Saat itu saya nggak begitu paham betul akan pengaruh dari manfaat energi terbarukan ini untuk kehidupan kita ke depannya. Namun, setelah mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Coaction Indonesia, saya mulai mengerti, apa yang dimaksud dengan energi terbarukan yang menjadi fokus pada dan menjadi tema webinar hari itu, yaitu tentang Green Jobs.

Sebelum membahas lebih jauh apa itu Green Jobs, kita kenalan dulu dengan Coaction Indonenesia. Coaction atau Koaksi Indonesia adalah organisasi non profit yang berdiri pada tahun 2017. Organisasi ini berperan sebagai simple jejaring untuk menyadarkan anak-anak muda dan memobilisasi upaya publik untuk anak-anak muda tentang energi terbarukan, yang dikaitkan dengan isu-isu yang sedang tren saat ini dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan fokusnya memang pada energi terbarukan.

Seperti kita tau, energi di Indonesia yang dipakai masih berdasarkan energi fosil, yang suatu saat energi ini akan habis. Dan untuk itulah Koaksi melakukan pendekatan kepada anak-anak muda dengan energi muda-nya untuk lebih peduli lagi menjaga lingkungan, dan mau berkontribusi dalam green jobs.

energi terbarukan
Energi terbarukan/tenaga surya. Ft. Dbs

Saat ini pemerintah Indonesia sedang giat-giatnya melakukan agenda pemulihan ekonomi hijau. Seperti pada energi transportasi, limbah, pertanian dan untuk energi terbarukan fokusnya ada pada green jobs. Seandainya bisa untuk memilih, apakah bisa kita masuk ke dalam green jobs atau tidak. Itu tergantung pada kesempatan dan kepedulian kita pada kehidupan masa depan. Untuk itu, Koaksi ingin membantu dan menambah kontribusi kita dalam memilih, apakah kita ingin terjun ke green jobs atau tidak.

Green jobs ini nggak hanya fokus pada energi saja kok, tapi banyak kesempatan lain yang bisa kita ambil. Begitu yang disampaikan oleh Koaksi Indonesia dalam webinar hari itu.

Tapi apa sih green jobs itu, apa global trend jobs yang ada sekarang ini dan apa pula dampaknya pada perubahan iklim pada kerjaan saat ini?

Hmm, pembahasannya sungguh menarik, ya, kita seperti masuk dalam dimensi yang berbeda jika bicara mengenai teknologi. Seperti yang sudah terjadi sekarang ini, beberapa pekerjaan manusia sudah digantikan dengan robot. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Sebenarnya ada dua pendorong yang paling besar pada perubahan industri saat ini. Yang pertama itu adalah teknologi. Dimulai oleh internet. Internet yang akhirnya men-driver kepada teknologi yang lainnya. Bisa kita lihat dari sifat pekerjaan itu sendiri, seperti yang terjadi saat ini, kita melakukan pekerjaan, sekolah dan lainnya dilakukan secara remote dan online. Di negara lain, hal ini sudah lama dilakukan, namun di negara kita hal ini baru dilakukan dan dipercepat oleh kondisi pandemi covid-19 yang memaksa kita untuk beradaptasi dengan perubahan. Yang kedua adalah faktor demografi dan sosial ekonomi. 

Dari perubahan ini, beberapa pekerjaan ada yang semakin bertambah dan dibutuhkan seperti bisnis, keuangan, komputer, matematika, managemen, arsitek, teknik, pendidikan, pemasaran, dll. Namun ada juga pekerjaan yang mengalami penurunan signifikan seperti kantoran, administrasi, kontruksi, dll. Hal ini terjadi karena teknologi yang semakin berkembang. Perubahan iklim dan keterbatasan lingkungan juga menjadi pendorong yang sangat besar dari perubahan industri yang punya kaitan erat dengan energi terbarukan. Oleh karenanya, diharapkan beberapa pekerjaan tidak memperburuk perubahan iklim ke depannya. 

Apa yang seharusnya kita lakukan?

Pekerjaan-pekerjaan yang bisa mengurangi emisi atau mengurangi dampak pada perubahan iklim akan menjadi pekerjaan yang dicari dan dibutuhkan. Walaupun Indonesia masih tertinggal jauh dari negara lain dalam menstimulus recovery dari dampak pandemi untuk bangkit dan menciptakan tenaga kerja dan pekerjaan baru pada green jobs, namun saat ini Indonesia sudah punya komitmen dalam memperbaiki perubahan iklim dan menurunkan emisi karbon dan punya target untuk pembaharuan pada energi terbarukan.

Jadi, secara defisini dan berdasarkan ILO (International Laboir Organization) Green Jobs itu disebutkan sebagai pekerjaan yang harus layak dalam memberikan kontribusi pada pemulihan lingkungan, baik dari sektor tradisional, manufaktur, kontruksi dan efisiensi energi. Dan ke depannya sangat diharapkan bahwa green jobs ini bisa mengubah dan melindungi ekosistem.

Apa saja pekerjaan yang bisa masuk dalam kategori green jobs ini? Bagaimana pula kita bisa berkontribusi untuk ini?

Pekerjaan yang berhubungan dengan pengolahan sampah, pengembangan energi terbarukan, sektor-sektor konvensional seperti pertanian, kehutanan, energi ( teknologi smart grid, konsultan, electricity) green contruction, low carbon transportation dan energi efisiensi.

Dan masih banyak sekali pekerjan lainnya yang bisa masuk dalam green jobs. Seperti yang saya lakukan saat ini sebagai blogger, konten kreator juga termasuk dalam kategori green jobs. Dan ada beberapa pekerjaan sederhana yang tidak berhubungan secara langsung dengan lingkungan seperti budaya untuk mematikan lampu, membuang sampah pada tempatkan, penggunaan air secukupnya dan tidak berlebihan bisa masuk dalam green jobs. 

peluang kerja di green jobs
Peluang kerja green jobs. Ft: Coaction Indonesia

Pada intinya, dengan terjun ke green jobs ini menjadi peluang yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi saja, tapi punya dampak baik dalam melestarikan lingkungan dan mengurangi dampak pada perubahan iklim.

Apa potensi lapangan pekerjaan dalam green jobs di Indonesia?

Beberapa hari yang lalu saya membaca artikel di laman Good News from Indonesia dan di instagramnya pula ada berita yang sama. Energi terbarukan di Indonesia punya potensi besar dalam memberi peluang lapangan pekerjaan baru untuk anak muda Indonesia, terutama pada sektor tenaga kelistrikan. Potensi energi terbarukan ini bisa dilihat dari munculnya perusahaan dan investasi asing pada pengembangan teknologi ESS (Energy Storage System) maupun EV Battery. Yang tidak hanya bisa digunakan untuk transportasi, tapi bisa meluas lagi, bisa untuk rumah-rumah, perkantoran, industri dan lainnya sebagai penghemat energi listrik dan yang pasti ramah lingkungan.

Potensi energi terbarukan di Indonesia juga banyak, bisa dari tenaga matahari, air, angin, bioenergi, panas bumi dan samudara yang begitu luas. Indonesia punya potensi yang sangat besar dalam menggunakan energi terbarukan, jadi sayang sekali jika tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

sumber energi terbarukan di Indonesia
Sumber energi terbarukan. Ft. bobo.

Jadi, green jobs ini menjadi peluang yang sangat besar untuk anak muda Indonesia, karena kedepannya, walau pekerjaan saat ini masih dilihat secara konvensional, namun sektor pekerjaan yang dibutuhkan ke depannya akan berhubungan erat dengan teknologi dan digitalisasi, dan tentu saja energi terbarukan yang manfaatnya besar sekali untuk lingkungan.

Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan secara online kedepannya akan menjadi trend, orang-orang tidak lagi membutuhkan kantor yang besar, karena cukup dengan ruangan kecil, bahkan bisa dikerjakan dari rumah. Secara tidak langsung akan menghemat penggunaan energi listrik yang besar pula.

Dan pada akhirnya, green jobs punya peluang yang besar ke depannya, dan semuanya itu tergantung dan bisa disesuaikan dengan passion kita.

No comments:

Post a comment

Terima Kasih - @melfeyadin