Monday, 29 July 2019

Jomblo Juga Butuh Asuransi Kesehatan Lho

Jadi jomblo itu enak katanya. Pengeluaran dikit karena nggak pacaran sehingga nggak perlu sering keluar duit. Duit pulsa dan data juga bisa diirit-irit. Tapi, kalau sudah ngomongin penyakit, semua orang bisa jadi boros. Apa pun statusnya, mau jomblo, playboy, duda, janda, siapa pun, bakal merogoh kocek dalam-dalam ketika jatuh sakit.

Itulah sebabnya baik jomblo maupun non-jomblo butuh asuransi kesehatan. Segala macam biaya akan ditekel oleh program asuransi kesehatan yang diikuti. Asuransi kesehatan bisa dimiliki secara kelompok/keluarga atau individu/perorangan. Nah, kalau buat para jomblo cocoknya pakai asuransi individu.

Asuransi kesehatan individu menjanjikan manfaat perlindungan kepada individu yang menjadi pesertanya. Jadi para jomblo tak perlu pusing mencari siapa yang bakal bantu mengurus saat sakit.
Karena sudah ada asuransi kesehatan. Mau yang model cashless alias modal kartu asuransi buat bayar biaya perawatan ada. Mau yang model reimburse alias bayar dulu klaim kemudian juga ada.
Meski ada beberapa jenis asuransi kesehatan, tujuannya sama sebagai pemberi naungan kepada pesertanya. Bukan naungan cinta buat jomblo tapi ya, hihihi.

Manfaat Asuransi Kesehatan 

Asuransi kesehatan individu tersedia buat semua orang hingga berumur 99 tahun. Fyi, aja sih, gak semuanya asuransi punya layanan proteksi sampai 99 tahun., lho. Karena ada yang cuma sampai 65 tahun. Ada juga yang hanya hingga 80 tahun. Bervariasi pokoknya, Cck saja detailnya di platform asuransi seperti Lifepal.co.id.

Satu hal yang nggak berbeda adalah manfaatnya. Manfaat asuransi kesehatan yang utama adalah menepis kekhawatiran. Karena kekhawatiran bisa membuat orang sakit lho kalau kepikiran terus. Asuransi kesehatan juga bisa menjadi penepis rasa khawatir itu, terutama yang berkaitan dengan masalah finansial dan kesehatan.

Coba bayangin, makin lama biaya perawatan di rumah sakit makin mahal. Sampai-sampai ada olok-olok seperti, “orang miskin dilarang sakit” lantaran saking tingginya biaya berobat di rumah sakit. Namun dengan adanya asuransi kesehatan, setidaknya sudah bisa untuk jaga-jaga kalau suatu saat kita kudu dirawat dan keluar biaya yang bikin gawat. 

Apa Saja yang Ditanggung Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan terdiri atas beberapa jenis. Risiko penyakit atau gangguan kesehatan yang ditanggung pun berlainan. Berikut beberapa layanan yang ditanggung oleh Asuransi Kesehatan.
  • Rawat inap
Kalau terpaksa harus dirawat inap, asuransi kesehatan akan menanggung ongkos perawatan tersebut. Termasuk di antaranya obat-obatan, konsultasi dokter, dan kamar inap. Begitu juga tindakan yang harus diambil dokter. Misalnya operasi. Kamar inap yang ditanggung sesuai dengan plafon yang disediakan asuransi. Akan tetapi untukbiaya lain setelah pasien pulang dari rumah sakit, akan ditanggung sendiri. Seperti biaya obat tambahan dan konsultasi lanjutan.
  • Rawat jalan
Biaya perawatan dan pengobatan tanpa harus menginap juga bisa ditanggung asuransi kesehatan. Tindakan berupa rawat jalan ini umumnya gak terlalu banyak. Di antaranya konsultasi dan obat resep dokter, juga pemeriksaan di laboratorium. Biasanya asuransi kesehatan yang menanggung rawat jalan juga mencakup rawat inap. Itu sebabnya premi asuransi kesehatan rawat jalan umumnya lebih besar. Karena manfaat yang didapat ada dua sekaligus.
  • Perawatan gigi
Asuransi juga bisa menanggung biaya perawatan gigi. Tapi untuk beberapa jenis perawatan seperti pasang kawat, pemutihan, dan pengelupasan karang nggak termasuk yang ditanggung asuransi. Tindakan yang dibiayai antara lain pencabutan dan penambalan gigi. Biasanya ada tambahan premi untuk mendapat perlindungan ini.
  • Persalinan
Biaya persalinan yang mahal juga gak perlu dipikirkan lagi kalau ikut asuransi. Ada plafon yang tersedia buat ganti biaya persalinan. Bila total biaya melebihi plafon itu, kelebihannya menjadi tanggung jawab peserta asuransi sendiri. Pertanggungan ini juga berlaku untuk konsultasi dokter selama masa kehamilan.
  • Pengobatan mata
Penyakit yang menyerang mata juga bisa diobati dengan biaya dari asuransi. Tapi tidak semua jenis penyakit mata, ya.  Lihat dulu polisnya untuk mengetahui jenis-jenis gangguan yang ditanggung. Biasanya pembelian kacamata dan lensa dengan resep dokter juga bisa ditanggung. Rumus pertanggungan asuransi kesehatan adalah makin banyak yang ditanggung, makin besar biaya premi. Jadi pertimbangkan baik-baik ketika akan membeli asuransi, cek sesuai dengan kebutuhan.

Nah, buat orang yang jadi peserta asuransi kesehatan individu seperti para jomblo bisa mencoba beralih ke asuransi keluarga kelak kalau sudah punya keluarga. Manfaat asuransi kesehatan yang didapatkan pun bakal lebih banyak.

2 comments:

  1. Betul, mbak. Saya juga sering mendengar olok-olok seperti itu, orang miskin dilarang sakit.
    Sebenarnya ya karena biaya berobat sekarang semakin tinggi. Tapi beruntungnya sekarang juga sudah banyak penyedia asuransi baik yang pemerintah atau swasta. Dengan asuransi, kita bisa lebih tenang soal biaya berobat.

    ReplyDelete
  2. Betul sekali. Jangan berpikir kalau masih jomblo dan masih lajang, jadi tidak butuh asuransi. Lebih baik selagi belum berkeluarga, belilah asuransi karena keuangan juga masih belum terbagi untuk membayar kebutuhan keluarga. Penghasilan yang diperoleh daripada dihambur hamburkan, kan lebih baik dipakai buat bayar premi asuransi.

    ReplyDelete

Terima Kasih Sudah Singgah