Tuesday, 20 August 2019

Begini Serunya Quarry Walk di Plant Indocement Citeureup

Bagaimana rasanya berjalan kaki bersama ratusan orang di kawasan tambang aktif yang ada di pabrik Indocement? Seru? Seru banget. Karena beberapa hari sebelum itu, saya sedang membayangkan ingin berolah raga jalan kaki di tengah perkebunan, melewati sungai, pohon-pohon tinggi dengan dipayungi langit berwarna biru yang bersih. Namun saya nggak pernah membayangkan jika keinginan itu terwujud oleh undangan dari Indocement untuk Quarry Walk bareng dengan ratusan karyawannya di kawasan tambang aktif Komplek Pabrik Citeureup.


Walaupun ini bukan pertama kalinya saya berkunjung ke Pabrik Indocement yang ada di Citeureup, namun ini pengalaman pertama saya menyusuri dan mengitari pabrik dengan berjalan kaki. Yang ternyata ini juga dirasakan oleh sebagian karyawan Indocement yang ada di sana. Ini unik sekali sih, karena Quarry Walk ini baru pertama kali juga diadakan oleh Indocement.

Nah, jadi sehari sebelum Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-74, pada tanggal 16 Agustus 2019 yang lalu, Indocement mengadakan kegiatan yang diikuti ratusan karyawannya untuk melakukan Quarry Walk bareng dalam rangka ulang tahunnya yang ke-44, yang selalu diperingati setiap tanggal 4 Agustus, sejak pertama kali Indocement beroperasi tahun 1975 yang lalu. Perusahaan ini merupakan penggabungan dari 6 perusahaan semen yang sudah ada. Hingga sekarang Indocement sudah memiliki 3 Pabrik (Citeureup, Palimanan dan Tarjun) dan memiliki 9 fasilitas distribusi semen (terminal semen) di beberapa daerah, di antaranya ada di Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Lombok, Samarinda, Cilegon, Pontianak, Lampung dan Palembang. Saat ini saham Indocement terbagi menjadi 2 bagian, 51% dimiliki HeiderbergCement Group, yang menjadi pemegang saham mayoritas sejak tahun 2001, dan 49%-nya dimiliki oleh masyarakat.


Nggak hanya di Citereup, ternyata beragam acara dalam merayakan ulang tahun Indocement yang ke-44 juga diadakan di 2 Komplek Pabrik Indocement lainnya, di antaranya di Komplek Pabrik Tarjun (Kalimantan) dan Komplek Pabrik Palimanan (Cirebon). Namun yang di Citeureup ini hanya dikhususkan untuk karyawan pabriknya saja. Tapi saya beruntung bisa ikut serta bersama 10 teman-teman blogger Bogor lainnya.


Yup, Quarry Walk ini diadakan di kawasan tambang aktif yang ada di Quarry D Komplek Pabrik Indocement Citeureup. Rute-rute yang kami lewati ini merupakan rute di mana kawasan reklamasi paska tambang yang sudah dilakukan. Jadi ya, jangan membayangkan jika kegiatan quarry walk hari itu benar-benar melewati tambang yang membahayakan. Justru suasananya sangat menyenangkan, sepanjang jalan yang dilewati berwarna hijau, seperti keinganan saya, ada banyak pohon-pohon tinggi dan besar, tanaman-tanaman dari perkebunan warga dan juga aliran sungai yang bersih dari mata air Cikukulu yang masih asri dan airnya masih dimanfaatkan oleh kurang lebih 350 KK warga Desa Lulut dan Desa Leuwikaret untuk kebutuhan rumah tangga mereka. Indocement juga melakukan pipanisasi untuk kedua desa tersebut. Dan for you information, mata air Cikukulu ini nggak kering walau musim kemarau tiba seperti sekarang. Dan untuk menjaga atau melindungi agar mata air ini tetap bersih, Indocement menetapkan zona larangan tambang, dan melakukan penghijauan di sekitar mata air.


Karena saat kami melewati sungai tersebut, ada masyarakat sekitar yang sedang melakukan kegiatan mandi dan mencuci pakaian, khas sekali. Yang itu berarti, kawasan tambang di Komplek Pabrik Citeureup ini nggak mengganggu lingkungan, karena perusahaan sendiri memegang Standar Industri Hijau (SIH) dari Kementrian Industri RI. Dan dalam melaksanakan reklamasi tambang, Indocement juga memegang prinsip untuk selalu menjaga keanekaragaman hayati (biodiversity).


Selain Sungai Cikukulu dari mata air Cikukulu yang tetap lestari dan bersih, Quarry Walk juga melewati Kebun Tegal Panjang yang masih dalam kawasan pabrik tepatnya di Quarry D. Menariknya, Kebun Tegal Panjang ini dikelola oleh 2 tenaga pengawas dan 8 tenaga kerja petani kebun dari Desa mitra Indocement. Dengan luas 12 Hektar, kebun ini ditanami dengan beragam vegetasi tanaman berbatang keras dan lunak yang punya nilai manfaat dan ekonomi. Salah satu yang punya nilai ekonomi ialah dari budidaya penamanam pohon Cinta. Pohon ini daunnya dimanfaatkan untuk kebutuhan dekorasi oleh pengusaha papan/hias. Untuk diketahui, Kebun Tegal Panjang juga digunakan sebagai laboratorium pertanian/perkebunan.  Jadi ya jenis-jenis tanamannya sangat beragam. Dan ditanam di sela-sela tanaman pokok.  



Untuk menarik perhatian pejalan kaki yang melewati kebun-kebun selama Quarry Walk kemarin itu, pihak panitia dari Indocement juga menambahkan properti photo yang instagramable di tengah kebun. Tapi tak hanya itu saja, karena tanpa properti tambahanpun, sepanjang kami melakukan perjalanan banyak tempat untuk berfoto yang sangat alami dengan latar hijau. Yang mungkin saja orang tak akan berpikir bahwa spot foto tersebut bukan di area kawasan tambang pabrik semen.


Siapa yang menyangka bahwa mungkin selama ini area tambang itu gersang dan membahayakan? Namun dengan kegiatan unik dai Quarry Walk yang dilakukan Indocement itu ingin memberitahu kepada masyarakat khususnya yang mengikuti kegiatan hari itu, bahwa area reklamasi seperti itu. Seperti yang saya bilang di awal paragraft, nggak banyak orang yang mengetahui tentang reklamasi tambang yang sudah dilakukan oleh Indocement. Jadi Quarry Walk ini memberikan kesempatan untuk mereka agar bisa melihat langsung.

 

Nggak hanya itu, demi menjaga kelestarian alam, kegiatan yang dilakukan selain Quarry Walk, mengenalkan area reklamasi paska tambang. Ulang Tahun Indocement yang ke-44 kemarin itu juga mengajak kita semua untuk selalu bisa menjaga dan memelihara lingkungan, juga mencintai bumi dengan keanekaragaman hayati nya ini agar terus lestari.


Dan kebahagian saya itu bertambah ketika sudah sampai finis di kawasan kebun bibit Indocement. Karena di sini ternyata lebih seru lagi. Sesampainya di sana partisipan yang ikut quarry walk diajak menikmati suguhan hiburan Reog, dan puncak acara ulang tahun Indocement yang ke-44 tahun ini digelar di sana. Kemeriahanpun tak bisa dihindari, tak kala jajaran direksi dan seluruh peserta menyanyikan lagu selamat ulang tahun, plus pengumuman pemenang yel-yel terbaik dari setiap regu/kelompok yang mengikuti quarry walk.

Selamat Ulang Tahun Indocement, terima kasih sudah diajak serta untuk kegiatan quarry walk hari itu. Saya sungguh bahagia. Semoga Indocement terus maju membangun bangsa ini. Dirgahayu juga untuk Indonesia tercinta.
 

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Jejakmu