Sunday, 23 June 2019

Lebaran Bersama JNE

Masih suasana lebaran mau ngucapin Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin ya buat teman-teman pembaca semuanya. Gimana cerita mudik dan lebarannya kemarin. Seru banget pastinya bertemu dan berkumpul dengan keluarga besar.


Karena lebaran dan ramadan sebelumnya biasanya menjadi momen untuk melanjutkan dan mendekatkan kembali hubungan keluarga yang dulunya sempat renggang atau terputus.

Friday, 21 June 2019

Belajar Parenting Dari Film Koki Koki Cilik 2

Jika orang lain menangkap makna dari Film Koki Koki Cilik 2 ini tentang pertemanan, kerjasama dan tolong menolong, saya justru punya penilaian sendiri terhadap film yang baru akan tayang mulai tanggal 27 Juni nanti di seluruh bioskop di Indonesia ini.


Kok saya sudah nonton duluan? Iya, kemarin beruntung saya mendapatkan kesempatan untuk nonton premiere pertama kali di Bioskop XXI di Mall Kota Kasablanka bersama ratusan teman-teman blogger dan penggemar film Koki Koki Cilik 2 yang sukses membuat semuanya bahagia keluar dari ruangan bioskop.

Friday, 31 May 2019

5 Manfaat Kencur Yang Harus Kita Tau

Selama ini saya cuma tau bumbu dapur Kencur hanya untuk tambahan bumbu Pecel favorit saya, yang akan menjadikan rasanya semakin nikmat dengan aroma dan rasa Kencur yang sedikit pedas dan sedikit tajam. Kencur yang juga menjadi bumbu utama pembuatan Seblak, menu kuliner khas Bandung yang sedang hits saat ini.

Kencur. gambar: Halodoc
Kencur yang sering direpresentasikan dengan karakter atau sifat seseorang yang masih terlalu muda, “masih bau kencur saja jangan banyak gaya deh kamu!” Ntah apa maksudnya, mengapa Kencur dianggap sesuatu yang tidak tau apa-apa. Padahal, Kencur yang menjadi tanaman obat ini juga punya banyak manfaat untuk kesehatan selain hanya untuk penambah rasa bumbu masakan, seperti Pecel atau Seblak. Tapi kalau di negara kita, Indonesia, Kencur memang dijadikan obat herbal yang sering dijadikan campuran jamu, Beras Kencur, dan seringnya ada di jamu-jamu gendong.

Tuesday, 28 May 2019

Pertama Kali Membuat Bolu Pisang Menggunakan Rice Cooker

Ketika ngomongin Bolu saya ingat dengan seorang teman yang suka banget sama kue-kue basah termasuk kue Bolu atau Cake / Keik bahasa kerennya. Dia pernah meminta saya untuk membuat kue bolu dari resep yang dia dapat di instagram untuk cemilan berbuka puasa di bulan Ramadan, resep sederhana sih sebenarnya. Tapi masalahnya saat itu saya nggak tau sama sekali cara membuat bolu itu bagaimana, apalagi nggak ada alat-alat untuk memasaknya, seperti mixer ataupun oven untuk memanggang kue. Bingung dong bikin kue tapi nggak ada oven?

Cake by pexels

Tapi dia bilang gini, "Kamu jadi anak kos sudah berapa tahun, sih?"
"Hah? Apa hubungannya, anak kos sama bikin kue?" tanya saya setengah bingung haha. Iya kan?

"Mel, hidup itu jangan dibikin susah, untuk apa para ilmuwan menciptakan barang teknologi-teknologi mutakhir masa kini kalau nggak kita manfaatkan fungsinya. Tuh, Rice Cooker nggak cuma bisa digunakan buat menanak nasi, tapi bisa dipakai juga buat bikin bolu!" Ujarnya sambil mencibir menghina. Hahaha

Monday, 27 May 2019

Agar Properti Cepat Laku, Pasang Iklan Yuk, di 99.co Indonesia

Memasang iklan properti di website khusus, seperti 99.co Indonesia, memiliki banyak sekali kelebihan. Tak hanya karena penggunaan internet yang sudah kian meningkat pesat, tapi juga website properti membantu kita untuk bisa memiliki iklan yang lebih jelas dan menarik. Sebelum kita bahas secara spesifik keuntungan memasang iklan di 99.co Indonesia, berikut beberapa hal yang perlu diketahui seputar iklan online.


Kelebihan utama dengan memasang iklan di media online adalah akan menghemat lebih banyak waktu. Apalagi saat ini platform yang disediakan sudah dirancang secara khusus untuk memudahkan siapa pun saat memasang iklan. Tentunya ini jauh lebih ringkas ketimbang kita harus mencetak brosur dan sejenisnya.

Sunday, 26 May 2019

Bersihkan Harta Dengan Berzakat

Sebentar lagi lebaran, biasanya apa yang kita pikirkan menjelang Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam ini? Baju baru? Ketupat? Kue Nastar? Silahturahmi? Atau selama Ramadhan hari-hari kita hanya disibukkan dengan buka (bukber) bersama teman-teman dan melupakan bukber dengan keluarga sendiri. Hmm. 

Kadang kita lupa demi mencari pahala dan rezeki di luaran sana, kita sampai lengah dengan pahala yang ada di depan mata, yakni pahala silahturahmi dengan keluarga yang dekat. Jujur, ini yang terjadi pada saya beberapa hari ini. Setiap hari mendapatkan undangan bukber, tapi malah belum sempat untuk mengunjungi rumah kerabat yang hanya berjarak beberapa langkah kaki saja. 

Friday, 24 May 2019

Berinvestasi Sejak Dini Untuk Rencana Haji dan Umroh

Sudah sejak lama rasanya keinginan untuk bisa berangkat umroh dan kalau bisa berhaji. Niat yang tertahan karena belum terlihat dari mana budgetnya. Maklumlah, penghasilan yang masih terbagi-bagi untuk kebutuhan dan keperluan lainnya. Melihat teman-teman lain yang sudah berangkat umroh hingga berkali-kali, rasanya ada iri di hati, kapan ya saya bisa ke sana, ke Tanah Suci, Mekkah. Mumpung masih muda dan sehat, masih kuat untuk berpergian melakukan semua kegiatan ibadah di tanah suci.


Terutama untuk bisa berhaji, menjalankan rukun Islam yang ke-5, tapi perintah haji ini wajib hanya untuk yang sudah mampu. Jadi, jika belum bisa beribadah haji, setidaknya bisa berangkat umroh saja dulu, rasanya sudah Alhamdulillah banget ya.

Thursday, 23 May 2019

Alpukat dan Selai Kacang Untuk Buka Puasa

Bulan Ramadan tahun ini saya hampir jarang banget buka puasa di rumah/kosan, di awal-awal puasa, saya mudik ke Lampung dan beberapa hari kemudian saya selalu mendapat undangan acara atau event untuk buka bersama (bukber) sembari melakukan beberapa pekerjaan. Di Lampung menu sahur dan buka nya menyesuaikan apa yang dimasak oleh Ibu, karena seperti itulah jika pulang kampung, saya tinggal makan tanpa perlu repot-repot memasak, dimanja untuk beberapa hari. Setelah balik lagi ke Bogor, saya kembali menjadi anak kos, masak sendiri atau seringnya sehari-hari (jika bukan di bulan Ramadan) saya beli makan di rumah makan Sunda yang ada di depan kosan, yang menu-nya dihidangkan dengan cara prasmanan, macam kalau kita sarapan di hotel. Cara seperti ini menurutku lebih asik, karena kita bisa  menyesuaikan selera dan porsi makanan yang kita makan.


Namun, di bulan Ramadan ini saya berusaha untuk nggak beli di makanan di luar, kebetulan rumah makan Sunda langganan saya nggak jualan, dan jika lagi di kosan saya usahakan untuk masa sendiri dengan menu-menu sederhana. Banyak sih pilihan untuk beli makanan, tapi saya lagi menjaga kebersihan makanan yang akan saya konsumsi. Apalagi menilik cara beberapa penjual menjajakan dagangan mereka di pinggir jalan, goreng-gorengan yang terbuka kena debu. Bahan-bahannya juga saya nggak tau apakah diproses secara higienis atau nggak. Sop/es  buah nya pun apakah dicuci terlebih dahulu, atau apakah menggunakan gula yang nggak berlebihan, es batunya juga pakai air matang atau tidak. Wah, memikirkan itu, saya langsung bergidik.

Wednesday, 22 May 2019

Penuhi Nutrisi Tubuh Selama Puasa Dengan Kin Fresh Milk

Apa sih menu sahur dan berbuka puasa favorit teman-teman selama bulan Ramadan kali ini? Kalau saya nggak pernah berubah, berbuka puasa cukup diawali dengan buah Kurma dan segelas air putih. Dan jika ada baru makan cemilan-cemilan lain, sebelum makan dengan menu utama.


Nah, selama bulan Ramadan ini biasanya kita menjaga banget kan dengan makanan yang kita konsumsi, terutama agar apa yang kita makan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Sering kita mendapat pesan untuk berbuka puasa dengan yang manis-manis, agar dapat mengembalikan energy tubuh yang hilang selama berpuasa seharian. Tapi inget, nggak semua yang manis baik untuk tubuh apalagi jika berlebihan, terutama selama kita berpuasa di bulan Ramadan. Karena kita juga perlu tahu, apakah makanan tersebut nyaman untuk perut dan apakah mengandung nutrisi yang cukup.

Tuesday, 21 May 2019

Sulitnya Menjaga Persatuan Dari Ancaman Pertahanan Negara

Saya tergelitik oleh salah satu pernyataan yang disampaikan narasumber pada acara Workshop Produksi Dan Diseminasi yang diselenggarakan oleh Kominfo hari ini (21/5) yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun saya, tentang betapa susahnya negara melawan ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Yang dilawan bukan teror dari luar, justru teror dari berita-berita hoaks dari dalam negeri yang ingin memecah belah bangsa ini.


Hal-hal kecil yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kekeluargan, tapi justru mengancam ketentramanan seluruh warga negara. Seperti contoh, ada warga negara keturunan Tionghona yang beragama Budha yang (bukan tidak suka) merasa terganggu karena suara Azan yang terlalu keras dari pengeras masjid, yang menurutnya selama ini tidak sekeras itu. Lalu ia menyampaikan perihal tersebut kepada salah satu temannya, anak pengurus masjid. Namun, dari berita yang saya baca di sini Detail Kejadian Keluhan Suara Azan dan Kerusuhan di Tanjung Balai ada beberapa versi yang berbeda. Penyebabnya, ada orang ketiga yang salah menyampaikan informasi kepada pihak-pihak terkait. Sehingga, warga memprotes warga keturunan Tionghoa, yang menurutnya menolak suara azan tersebut dan terjadilah kerusuhan.