Wednesday, 17 October 2018

Apa Jadinya Jika Tubuh Saya Membengkak


Saya jadi ingat waktu masih kecil dulu. Pengalaman menahan malu karena tubuh saya tiba-tiba membengkak. Bukan cuma tubuh, tapi sampai ke wajah, bibir, kepala dan ya bisa dibilang sekujur tubuh, deh. Bengkak-bengkak disertai gatal, perih dan merah. Sering akhirnya jadi bolos sekolah karena bengkak-bengkak ini masih belum hilang, dan sakitnya (akibat dari garukan kuku) masih terasa. Bahkan sampai lecet-lecet, yang parah malah sampai demam segala.

Yah, kalau sekedar bengkak sih nggak masalah ya, tapi kalau sampai perih karena iritasi yang disebabkan gatal-gatalnya itu yang nggak tahan. Tersiksa, terkadang jadi nggak bisa ngapa-ngapain karena tangan sibuk meraba-raba, mengelus, menggaruk-garuk badan. Persis seperti monyet hihihi.
Penyakit ini disebutnya Biduran, atau kalau menurut bahasa kedokteran dinamakan Urtikaria, sebuah reaksi kulit yang ditandai dengan bilur-bilur merah yang muncul ditubuh yang terasa gatal. Penyebab utamanya adalah alergi, macam-macam alergi.

Wednesday, 10 October 2018

The Sacred Riana Bikin Geger Maps Malaysia


Awalnya saya nggak terlalu tau, The Sacred Riana itu siapa, yang sempat heboh karena menjuarai sebuah ajang pencarian bakat di Asian Got Talent tahun lalu. Dan saya juga nggak tau kalau ternyata The Sacred Riana ini berasal dari Indonesia. Perempuan cantik yang selalu membawa boneka dan menutupi wajahnya dengan rambut panjangnya. Yang sesekali akan dia 'lemparkan' ke samping. Jujur, awalnya sedikit terganggu jika melihat ia di televisi dengan gaya ciri khasnya itu.

Saya pikir, apa kelebihan dari The Sacred Riana? Namun setelah beberapa kali menonton tayangan aksinya di televisi dari acara pencarian bakat tersebut yang ternyata hingga ke Amerika, saya mulai paham. Mengapa aksi sulap The Sacred Riana ini menjadi istimewa dan selalu menarik perhatian warga dunia.

Saturday, 6 October 2018

Atasi Stunting KPPA dan FOI Luncurkan Kampung Anak Sejahtera


Masih banyak sekali anak-anak di Indonesia yang kekurangan gizi hingga bahkan mengalami yang namanya gizi buruk atau yang disebut stunting. Stunting ini bisa terjadi sejak janin masih dalam kandungan hingga terlihat saat anak usia dua tahun.

Banyaknya kasus tentang stunting di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang jauh lokasinya dari kota-kota besar, di pelosok-pelosok nan jauh yang kurangnya akses pada makanan bergizi, juga kurangnya akses pada sanitasi dan air yang bersih. Membuat pemerintah Indonesia harus bekerja keras untuk mengatasi permasalahan ini. Tapi ternyata tak hanya di daerah-daerah saja masalah stunting ini ditemui, karena faktanya prevalensi stunting di Indonesia itu mencapai angka 29.9 %. Angka ini didapat berdasarkan data Pemantau Status Gizi (PSG) Kemenkes tahun 2018.
Belum lagi WHO menyebutkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat Indonesia itu tergolong kronis, hal ini disebabkan karena angka prevalensi stunting yang lebih dari 20%. Dan Indonesia termasuk dalam prevalensi ke lima terbesar di dunia. Memprihatinkan bukan?

Saturday, 29 September 2018

Seimbangkan Hidup Dengan Berpikir Positif dan Minum Pristine8+


Keseimbangan merupakan kunci dari sebuah kesuksesan dalam kehidupan setiap manusia. Ada beberapa faktor yang harus kita jaga agar kualitas dalam menjalani hidup ini tetap bisa seimbang. Tapi memang nggak mudah, faktor-faktor pendukung ini penting kita perhatikan, seperti kesehatan, keluarga, keuangan, pekerjaan, kehidupan pribadi, hubungan dengan Tuhan, dengan manusia dan banyak lainnya.
Kita tidak bisa hanya memikirkan satu masalah atau satu faktor saja, seperti bekerja keras hanya untuk menghasilkan banyak uang agar terpenuhi semua kebutuhan ekonomi, namun di sisi lain, kita tak memperhatikan masalah kesehatan yang juga sangat penting kita jaga, sehingga jadi terlupakan karena terlalu banyak bekerja.

Thursday, 27 September 2018

Penutupan Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas Yang Berlangsung Sukses


Saya merasa ketinggalan banyak informasi terkait perhelatan akbar Asian Games 2018 yang digelar selama dua minggu di dua kota, Palembang dan Jakarta beberapa waktu yang lalu. Yang euforianya masih begitu terasa sampai sekarang, yang gegap gempitanya masih begitu lekat, merasuk ke hati. Rasa bangga dan haru melihat antusiasme masyarakat Indonesia terhadap event olah raga terbesar ke dua di dunia ini membuat saya merasa yakin, sebenarnya negara kita ini bisa dan mampu untuk selalu menjadi juara, maju bersama-sama, dengan sportifitas yang tinggi, tanpa adanya pertikaian yang menjadikan kita ribut-ribut dengan hal yang nggak terlalu penting, yang nggak ada gunanya.

Tuesday, 25 September 2018

Melihat Atraksi Seni Budaya Melayu di Festival Bahari Kepri


Setelah dihitung-hitung, Kepulauan Riau memiliki banyak sekali festival yang masuk dalam Calendar of Event top 100 Wonderfull Indonesia. Salah satunya Festival Bahari Kepri yang digelar bulan September ini, tepatnya dari tanggal 15-23 September, yang dipusatkan di Tanjung Pinang.
Selain Festival Bahari Kepri, ada festival-festival lain yang juga ramai dan ditunggu-tunggu wisatawan. Ada Batam International Culture Carnival, Bintan Triathlon, Festival Pulau Penyengat, Festival bahari kepri, Tour de Bintan, dan Kenduri Seni Melayu

Kepulauan Riau ini memang menyimpan banyak sekali potensi wisata yang siap menjadi wisata andalan Indonesia. Selain menampilkan keindahan yang ada, keunggulan lainnya adalah, letaknya yang memudahkan wisatawan dari luar negeri untuk mengunjungi Kepulauan Riau, seperti Batam, Tanjung Pinang dan Bintan, jarak dari Singapore dan Malaysia yang bisa ditempuh hanya dengan menggunakan Kapal Ferry ini menjadi nilai plus bagi wisatawan.